Operasi Ketupat Cartenz 2022, Ratusan Personil Gabungan Diterjunkan dan Didirikan 7 Pos

Kabag Ops Kompol L. Guruh P. N, S.IP., S.IK
Kabag Ops Kompol L. Guruh P. N, S.IP., S.IK

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Sebanyak 343 personil gabungan Polri-TNI, Sat Pol PP, Perhubungan, Orari, RAPI dan Senkom diterjunkan dalam pelaksanaan operasi Ketupat Cartenz 2022 di Kota Jayapura.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd melalui Kabag Ops Kompol L. Guruh P. N, S.IP., S.IK ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya sore tadi (28/4).

“Operasi Ketupat Cartenz Tahun 2022 itu sesuai STR yang dikirim dari pimpinan mulai dari Mabes Polri maupun tingkat Polda, ” ucapnya.

“Terhitung untuk pengamanan mulai berlaku tanggal 28 April 2022, dimana pos-pos yang sudah ditentukan harus sudah mulai di isi dan dilakukan penjagaan maupun pengamanan” cetusnya.

Lebih lanjut lagi kata Kompol Guruh, pelaksanaan operasi berlangsung selama 12 hari kerja, terhitung mulai tanggal 28 April s/d 9 Mei 2022.

“Untuk titik pos pengamanan dan pelayanan operasi Ketupat Cartenz 2022 yang sudah ditentukan sebanyak tujuh titik diantaranya Pos Pelayanan Mall Jayapura, Pos Pelayanan Depan SIP Jayapura, Pos Pelayanan Depan Kantor Sat Pol PP Entrop, Pos Terpadu Pelabuhan Jayapura, Pos Pelayanan Depan Saga Mall Abepura, Pos Pelayanan Depan Mega Waena dan Pos Pengamanan Pertigaan Hoktekam, “jelasnya.

” Diharapkan dengan dibentuknya pos-pos operasi ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya menjelang kegiatan Hari Raya Idul Fitri, “imbuhnya.

Ia pun menuturkan, operasi Ketupat Cartenz 2022 bersifat terpusat namun pengendaliannya dibebankan ke kewilayahan dengan melibatkan beberapa instansi seperti TNI, Sat Pol PP, Perhubungan dan mitra polri seperti Orari, RAPI dan Senkom.

“Sedikitnya sekitar 343 personil gabungan yang terlibat dalam pengamanan operasi Ketupat Cartenz 2022 yang disebar di tujuh pos yang telah dibangun.

” Terkait upaya pihak kepolisian bersama instansi terkait dalam menyambut hari Raya Idul Fitri guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi rute mudik maupun jadwal-jadwal masjid yang akan melaksanakan sholat Idul fitri, melaksanakan patroli sambang di wilayahnya masing-masing serta mengantisipasi tindak kriminal, “pungkasnya.[redaksi]