
JAYAPURA, PapuaSatu.com — Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura Tahun 2026 yang digelar di Hotel Horison Kotaraja, pada Selasa (8/9/2026). Rapat ini menjadi momen krusial untuk mengevaluasi kinerja pendapatan daerah sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala, terutama di sektor pajak dan retribusi daerah.
Dalam sambutannya, Abisai Rollo menegaskan rakor ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, integrasi, dan sinergi antarperangkat daerah demi mencapai kemajuan serta modernisasi pembangunan Kota Jayapura sebagai kota jasa yang maju dan mandiri.
“Kita berbicara dan mendengarkan bersama, mencari jalan keluar semua permasalahan yang terkait pengelolaan pendapatan asli daerah. Kita menyamakan persepsi, saling berkoordinasi, berintegrasi, dan bersinergi,” ujar Abisai membuka rapat.
Wali Kota mencatat pencapaian membanggakan selama lima tahun terakhir — pertumbuhan PAD Kota Jayapura periode 2021–2025 mencapai rata-rata 31,55 persen per tahun.
Meski demikian, ia menyoroti adanya permasalahan serius yang harus segera dibenahi, terutama di sektor pajak dan retribusi daerah.
“Kontribusi retribusi daerah belakangan ini justru relatif melemah. Hari ini saya butuh jawaban dari para Kepala OPD: kenapa sampai melemah? Bahkan setelah Kepala Pendapatan Daerah baru dilantik, saya lihat justru makin menurun,” tegasnya.
Abisai meminta seluruh OPD pengelola pajak dan retribusi, serta jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk bekerja dengan setia, adil, dan jujur.
Ia juga mengajak seluruh pihak terkait dan termasuk para lurah untuk turut berperan aktif dalam menggenjot pendapatan daerah.
“Sekalipun TKD tidak ditransfer ke daerah, sekalipun keadaan ekonomi sedang tidak baik, semangat kita untuk menggenjot PAD harus tetap berapi-api. Karena inilah yang bisa membantu kita mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Jayapura,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak merasa cukup hanya dengan mencapai target.
“Jangan karena target sudah tercapai, lalu berhenti. Semangat kita harus bekerja melebihi target tersebut. Sebanyak-banyak mungkin kita dapatkan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Jayapura, Dr. Ir. Rory Cony Huwae, M.M., dalam laporannya menyampaikan rakor tahun ini mengusung tema “Penguatan, Sinergi, dan Kolaborasi dalam Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Menuju Kemandirian Fiskal Kota Jayapura.”
Dikatakan, pelaksanaan Rakor PAD bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, integritas, dan sinkronisasi antar-OPD serta instansi terkait (BUMN, BUMD) yang melakukan pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Selain itu juga untuk menyatukan persepsi terkait strategi optimalisasi PAD sebagai landasan merealisasikan target tahun 2026, dengan sisa waktu efektif tinggal tiga bulan.
Juga untuk mengevaluasi berbagai permasalahan di setiap OPD pemungut guna menemukan solusi konkret.
Serta menyatukan persepsi dan kesepakatan seluruh pemangku kepentingan dalam penetapan target PAD tahun 2026.[yat]










