Pangdam XVII/Cenderawasih Mengkonfirmasi Lokasi Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 Telah Ditemukan

0
344
Lokasi puing-puing Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 dinyatakan lost contact ketika terbang dari Oksibil menuju Jayapura, pada 28 Juni 2019

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 yang dinyatakan hilang sejak tanggal 28 Juni 2019, setelah dinyatakan lost contact ketika terbang dari Oksibil menuju Jayapura, berhasil ditemukan, Senin (10/02/20) sekitar pukul 09.00 WIT.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, yang langsung turun melakukan pencarian menggunakan pesawat Heli AS 350 B2 milik Demonim Air, mengkonfirmasi bahwa lokasi Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 telah ditemukan di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dalam pencarian tersebut, juga diikuti Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Constan Oktemka dan Danrem 172/PWY, Kol. Inf. Binsar Sianipar, yang menemukan  lokasi puing-puing heli yang berada di tebing dengan kemiringan mencapai 90 derajat.

“Betul, tadi saya melihat langsung lokasi puing dari ketinggian 12.500 feet,” kata Pangdam.

Selanjutnya, kata Pangdam, personil TNI berama Polri, dan institusi lain akan fokus untuk melakukan kegiatan evakuasi terhadap korban.

“Evakuasi harus dipersiapkan dengan matang mengingat lokasi puing berada di tebing dengan sudut hampir 90 derajat,” lanjut Mayjen TNI Herman Asaribab.

Pangdam XVII /Cenderawasih juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan masyarakat Pegunungan Bintang serta unsur TNI – Polri atas partisipasinya sebagai pemberi informasi dan penunjuk jalan dan memberikan dukungan sehingga Heli yang jatuh telah ditemukan.

“Mengingat lokasi tersebut masih dianggap sakral oleh masyarakat, kami juga mohon ijin dan restu kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Distrik Oksop untuk mendukung kami dalam misi kemanusiaan, karena tentunya dalam waktu dekat kami akan  melakukan kegiatan evakuasi bagi para prajurit kami yang gugur dan menjadi korban dalam kecelakaan heli tersebut,” tambah Mayjen TNI Herman saat bertemu dengan aparat Pemda dan tokoh masyarakat di Aula Koramil Oksibil sesaat setelah mendarat kembali di Bandara Oksibil.

Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 dinyatakan lost contact ketika terbang dari Oksibil menuju Jayapura,  pada 28 Juni 2019, sesaat setelah melaksanakan dropping logistik bagi pos TNI yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Heli mengangkut 7 orang crew Penerbad dan 5 orang prajurit Satgas Yonif 725/Wrg.

“Dari pengamatan udara terhadap puing-puing pesawat, kuat dugaan bahwa heli tersebut menabrak dinding tebing saat cuaca berkabut tebal,” jelas Pangdam.[yat]