
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pasca kericuhan yang terjadi usai pertandingan Persipura Jayapura pada Jumat malam (8/5/2026), suasana Stadion Lukas Enembe dan kompleks di sekitarnya banyak sampai dan bebatuan berserakan.
Melihat situasi tersebut, Sabtu (9/5/26) pagi, ratusan prajurit gabungan TNI bergerak cepat membersihkan puing-puing dan sampah di kawasan Jalan Sentani–Abepura, tepatnya di sekitar Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu (9/5/2026),
Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Opsrem 172/PWY Kolonel Inf Syarifudin Liwang sebagai bentuk respons cepat TNI AD terhadap kondisi lingkungan di sekitar stadion yang mengalami kerusakan akibat aksi sejumlah oknum suporter.
Kericuhan sebelumnya terjadi setelah Persipura Jayapura harus menelan kekalahan 0-1 dari Adhyaksa Banten dalam laga playoff Liga 2 Pegadaian yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe. Kekecewaan sejumlah oknum suporter berujung pada aksi pengrusakan fasilitas umum yang menyebabkan puing-puing berserakan di area stadion dan jalan raya.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., mengimbau seluruh pendukung Persipura untuk tetap menjaga keamanan, kedamaian, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Mari sama-sama kita jaga keamanan dan kedamaian Papua. Jangan membuat pengrusakan fasilitas umum maupun kerusuhan yang justru akan merusak citra Papua dan Persipura sendiri. Jadilah tuan rumah yang baik dan junjung tinggi sportivitas,” tegas Pangdam.
Pangdam menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi sarana pemersatu masyarakat, bukan menjadi pemicu tindakan anarkis maupun perpecahan.
Aksi cepat pembersihan yang dilakukan para prajurit TNI mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Selain memulihkan kondisi lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kepedulian aparat dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama pasca insiden kericuhan.
Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, diharapkan situasi di Jayapura kembali kondusif serta dukungan terhadap Persipura tetap terjaga secara positif dan damai.[red]










