PB PON Gelar Pelatihan Jurnalis Peliputan PON XX 2021 Selama 3 Hari

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua menggelar pelatihan jurnalis untuk peliputan PON XX 2021 selama 3 hari mulai tanggal 20 hingga 22 Januari 2021 di Hotel FOX Jayapura.

Ketua Panitia Pelatihan Jurnalis, Jean Bisay mengatakan tujuan kegiatan ini untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) jurnalis olahraga yang berkompenten di Papua. “Tidak hanya itu, harus mampu menguasai standar SOP PON, bisa mengenali cabor dan venue di 4 klaster, serta memiliki teknik penulisan berita jurnalistik yang berbobot,” katanya.

Jumlah peserta pelatihan adalah 100 jurnalis dengan rincian 10 dari Merauke, 15 dari Timika dan 75 dari Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. “Nanti kita bagi dalam beberapa kelas atau kelompok. Dalam kesempatan pelatihan ini, selain ada pemaparan dari pemateri, juga ada sesi sharing pengalaman dari teman-teman yang pernah meliput PON,” ujar Bisay.

Membuka kegiatan tersebut, Sekretaris Umum PB PON Papua, Elia I. Loupatty berharap, kegiatan ini dapat memberikan bekal yang baik untuk para jurnalis sehingga apat menghasilkan berita yang berkualitas dan foto yang bagus.

“Ya, karena pemberitaan media menjadi salah satu indikator kesuksesan Provinisi Papua sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan PON XX Papua. Harus tunjukkan bahwa kita jurnalis di Papua juga tidak kalah bersaing dengan daerah lain,” harapnya.

Ditambahkan, menurutnya ada beberapa cabang olahraga tertentu yang membutuhkan keahlian maka itu ka meminta para jurnalis mengikuti pelatihan ini dengan baik agar teknis-teknis dilapangan dapat dipahami.

“Saya harap juga tidak hanya berita, tapi foto juga harus booming supaya dari Papua terpancar keindahan Papua dalam even olahraga. Di setiap nomor pertandingan pada semua venue, akan diisi jedah dengan tarian Papua untuk menyegarkan mata. Kalian harus tulis juga nanti,” tambah Loupatty.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Otonomi Khusus, Triwarno Purnomo memberikan apresiasi pada kegiatan pelatihan tersebut.

“Saya harap ada kegiatan ini dapat memberikan bekal baru pada jurnalis agar dapat menjadi jurnalis handal. Kesuksesan PON XX Papua didukung oleh media yang meliput kegiatan dan prestasi yang dicapai untuk dikabarkan ke seluruh dunia. Oleh karena itu, jurnalis Papua harus meningkatkan kemampuan menghasilkan berita berkualitas,” ujarnya.

Tri ungkapkan, dengan menjadi tuan rumah PON XX Papua, Papua bisa menepis stigma-stigma buruk yang selama ini ada diluar sana. “Tagline Torang Bisa mengandung tanggungjawab bahwa Provinsi Papua harus sukses meraih prestasi dan sukses juga mengemban tugas sebagai tuan rumah penyelenggara,” tukasnya. [ayu]