
JAYAPURA, PapuaSatu.com — Kementerian Perikanan dan Kelautan sedang membangun Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura dengan status hub (pusat dengan fasilitas lengkap).
Program ini merupakan bagian dari realisasi program Astacita Presiden Republik Indonesia di sektor Kelautan dan Perikanan.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Jayapura, Matheis Sibi, S.Pi, mengungkapkan bahwa pemilihan Kampung Kayu Batu didasarkan pada hasil survei teknis dan rekomendasi dari tim independen Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Saat ini capaian pembangunan di atas air telah mencapai 20 persen yang berfokus pada pemasangan tiang penyangga,” ungkapnya saat ditemui awak media ini di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (24/8/26).
Dikatakan, infrastruktur hub yang dibangun mencakup dermaga labuh, tempat pendaratan ikan, cold storage, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga toko perbekalan nelayan.
Proyek ini berdiri di atas lahan hibah seluas 1 hektare dari masyarakat adat dan Ondoafi setempat demi menghindari konflik kepemilikan.
Untuk operasional pengelolaan akan dipegang oleh Koperasi Desa Merah Putih Kampung Kayu Batu, di mana calon manajernya kini sedang mengikuti pelatihan resmi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan proyek ini rampung dan diresmikan pada November 2026 sebelum tutup tahun anggaran.
Matheis Sibi juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berharap program serupa dapat dikembangkan di area pesisir potensial lainnya seperti Skouw, Holtekamp, dan Hamadi, dengan target ideal satu hub per distrik, yakni Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Muaratami, dan Abepura.[yat]










