Pemerintah Nyatakan Covid-19 Sudah Jadi Ancaman Serius di Provinsi Papua

321
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal,SE saat membacakan hasil kesepakatan Forkopimda untuk menaikkan status Papua Tanggap Darurat Covid-2019, di Gedung Negara, Kota Jayapura, Rabu (8/4/20)
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal,SE saat membacakan hasil kesepakatan Forkopimda untuk menaikkan status Papua Tanggap Darurat Covid-2019, di Gedung Negara, Kota Jayapura, Rabu (8/4/20)

PapuaSatu.com – Pemerintah Provinsi Papua menyatakan bahwa pandemic Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) telah menjadi ancaman serius di Provinsi tertimur di Republik Indonesia tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal pada Rabu (08/3/20) di Gedung Negara, Kota Jayapura, saat membacakan hasil kesepakatan bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua menyikapi pandemic Covid 2019.

Diungkapkan, bahwa hingga Rabu (8/4/20) jumlah pasien positif virus corona di Provinsi Papua ada 31 kasus, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 44 orang dan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 3.262 orang.

“Jumlah ini menjadi ancaman serius bagi kita di Provinsi Papua, sehingga kita harus menaikan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat pencegahan dan penanganan virus corona di Papua,” ungkap Klemen Tinal dalam video yang disebarkan gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura melalui media whatsapp, Rabu (8/4/20) malam.

Pernyataan tersebut merupakan pernyataan resmi Gubernur Papua Lukas Enembe, yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal usai memimpin rapat Forkopimda pada Rabu (8/4) sore, yang diikuti Ketua DPRP, Ketua MRP, Kasdam XVII/Cenderawasih, Wakapolda Papua, Kabinda Papua, Dir Intelkam,  Danlanud dan stakeholder lainnya.

Tanggap darurat corona di Provinsi Papua diberlakukan selama dua periode inkubasi vicrus corona, yaitu 28 hari, dari tanggal 09 April hingga 06 Mei 2020.[yat]