
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Jemaat Kana Distrik Koya Barat, Kota Jayapura, merayakan Natal bersama pada Kamis (18/12/2025) dengan penuh sukacita dan penghayatan iman. Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Bagi Allah Tidak Ada yang Mustahil” yang diambil dari Injil Lukas 1:27–38.
Suasana perayaan Natal diawali dengan penyembahan dan pujian yang diikuti seluruh jemaat dilanjutkan dengan penyalaan lilin oleh Ketua Majelis Daerah GPdI Provinsi Papua, Pdt. Timotius Dawir, bersama Gembala Jemaat Kana, Pdt. Semuel Gerungan, serta pengurus jemaat.
Dalam Firman Tuhan yang disampaikan oleh Ketua Wilayah GPdI Provinsi Papua, Pdt. Timotius Dawir.
Dalam khotbahnya, ia mengajak jemaat untuk merenungkan kisah Maria yang menerima kabar dari Malaikat Gabriel tentang kelahiran Sang Juruselamat.
Mengacu pada Injil Lukas 1:26–38, Pdt. Timotius menjelaskan bagaimana Allah mengutus Malaikat Gabriel kepada Maria, seorang perawan yang masih bertunangan dengan Yusuf. Kabar tersebut menjadi sesuatu yang mengejutkan dan secara manusiawi sulit dipahami, sebab Maria belum bersuami. Namun melalui peristiwa ini, Allah menyatakan kuasa-Nya yang tidak terbatas.
“Maria mengalami kebingungan, tetapi ia memilih untuk percaya. Ia mungkin tidak sepenuhnya mengerti rencana Allah, namun ia yakin bahwa kuasa Tuhan tidak mengenal batas,” ungkap Pdt. Timotius.
Ia menegaskan bahwa ayat “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” (Lukas 1:37) menjadi inti dari narasi kelahiran Yesus. Kebenaran firman ini menunjukkan bahwa apa yang tidak mungkin bagi manusia, sangat mungkin bagi Allah.
Pdt. Timotius juga menyampaikan pokok pikiran yang menekankan iman, penyerahan diri, serta kesiapan Maria dalam menerima peran besar yang dipercayakan Allah kepadanya.
Maria menjadi teladan iman sejati karena dengan kerendahan hati ia berkata, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan-Mu.”
Perayaan Natal ini juga menjadi momentum ucapan syukur kepada Bapa di sorga atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan jemaat. Pdt. Timotius menambahkan bahwa dalam pelayanan dan kehidupan sehari-hari, orang percaya kerap menghadapi keraguan dan keterbatasan.
“Sebagai pelayan Tuhan dan sebagai jemaat, kita berdiri dan terus melayani karena penyertaan Tuhan. Mungkin secara manusia ada kekurangan, tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil,” tegasnya.
Melalui tema Natal ini, jemaat diharapkan mampu mengimplementasikan iman dalam kehidupan sehari-hari dengan senantiasa berharap kepada Tuhan dan percaya bahwa segala sesuatu akan digenapi sesuai dengan kehendak-Nya, bukan berdasarkan kemampuan manusia, melainkan oleh kuasa Allah.
Sementara itu, Gembala Jemaat KANA Koya Barat, Pdt Semuel Gerungan menyampaikan terimakasih kepada Ketua MD GPdI Provinsi Papua yang hadir pada perayaan natal Jemaat di GPdI Kana.
“Kami juga menyampaikan Terima kasih kepada hamba hamba Tuhan yang ikut hadir dan semua Jemaat yng ikut mengambil bagian dalam persiapan perayaan natal ini,” Imbuhnya.[loy]










