Peserta Iven Festival Kopi Papua 2019 Meningkat Dua Kali Lipat

0
171
Kepala KPw BI Papua, Naek Tigor Sinaga saat memberi keterangan pers di Jayapura, Selasa (19/11/19)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Potensi komoditas kopi Papua tampaknya terus mengalami peningkatan signifikan.

Salah satunya dapat dilihat dari peserta Festival Kopi Papua 2019 yang akan digelar Bank Indonesia yang jumlahnya meningkat dua kali lipat, dari 20 peserta (stand) di Tahun 2018, menjadi 40 peserta di Tahun 2019.

Featival Kopi Papua 2019, rencananya digelar di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Papua, di Kota Jayapura selama dua hari (21-23 Nopember 2019).

Kepala KPw BI Papua, Naek Tigor Sinaga mengungkapkan bahwa Festival Kopi Papua 2019 merupakan iven kopi terbesar di Povinsi Papua.

“Event ini merupakan festival kopi kedua yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua setelah tahun sebelumnya menoreh kesuksesan dalam pelaksanaan Festival Kopi Papua 2018,” ungkapnya di Jayapura, Selasa (19/11/19).

Dikatakan, bahwa KPw BI Papua merupakan yang pertama dalam mengadakan festival kopi yang kemudian diikuti Kantor Perwakilan Bank Indonesia Iainnya seperti Kantor Perwakilan Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Sumatera Selatan, dan Provinsi Maluku Utara.

“Festival Kopi Papua merupakan bentuk upaya untuk meningkatkan budaya minum kopi serta kecintaan masyarakat terhadap kopi Papua,” jelasnya.

Diharapkan dengan meningkatnya budaya minum kopi serta kecintaan terhadap kopi sebagai produk asli Papua, akan meningkatkan perekonomian pada rantai nilai kopi mulai dari petani (hulu) hingga pemilik restaurant, cafe, roasting house (hilir).

Selain itu, diharapkan akan meningkatkan akses pasar kopi sebagai komoditas asli Papua yang semakin dikenal, baik di tingkat regional, nasional serta internasional,

Dalam mendukung pelaksanaan PON ke-XX tahun 2020, akan dilakukan launching kopi Papua.

“Akan dihimbau kepada pelaku kopi untuk memasang logo PON pada produknya,” ujar Naek.

Bentuk kegiatan Ekspo dalam bentuk pameran produk kopi Papua yang berjumlah 40 stand, terdiri dari kelompok tani di Papua serta Kedai Kopi dari seluruh Papua.

Kata Tigor, di festival nanti, kan dilakukan juga workshop tentang latte art dan manual brew, dengan tujuan meningkatkan pemahaman para pelaku usaha pengolahan kopi dalam membuat kopi yang baik dengan narasumber barista tingkat internasional yaitu Muhammad Aga dan Isman Ramdhan.

Selain itu, akan dilaksanakan juga talkshow tentang pengembangan kopi, yaitu Peningkatan Akses Pasar Kopi Papua di Pasar Domestik dan Internasional yang diisi oleh narasumber yang berkompeten, salah satunya yaitu Aris yang merupakan kurator kopi PT. Sarinah.

“Harapannya melalui diskusi tersebut akan meningkatkan pemahaman petani kopi dalam meningkatkan kualitas kopinya,” jelasnya.

Pada festival tersebut, akan menampilkan 11 jenis kopi asli Papua yang diikuti oleh petani kopi Papua dari Wamena, Dogiyai, Lanny Jaya, Ambaidiru, Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Tolikara.

Juga akan ada kompetisi Latte Art dan Manual Brew yang diikuti oleh 34 barista terbaik Papua yang berasal dan seluruh Papua.

“Festival Kopi papua 2019 menghadirkan 2 jenis kompetisi sekaligus dengan harapan dapat menjadi ajang uji kebolehan serta meningkatkan skill dan kompetensi Barista Papua untuk bersaing dengan barista di tingkat nasional serta internasional,” jelasnya lagi.[yat]