Plt. Sekda Papua : Melalui Sagu Papua Akan Bertransformasi Menuju Masa Depan Yang Lebih Maju

Penutupan Festival Sagu 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua, Minggu (26/4/2026)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Gubernur Papua, Mathius Fakhiri yang diwakili Pj. Sekda Papua, Christian Sohilait secara resmi menutup gelaran Festival Sagu 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua, Minggu (26/4/2026).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol kebangkitan potensi lokal Papua melalui industri berbasis komiditi sagu.

“Festival ini adalah cerminan tekad bersama bahwa Papua melalui sagu akan bertransformasi menuju masa depan yang lebih maju,” ujar Mathius Fakhiri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt. Sekda Papua, Cristian L. Sohilait di hadapan para tamu undangan dan peserta festival.

Menurut Gubernur, pengembangan potensi sagu sejalan dengan visi besar Pemerintah Provinsi Papua untuk mewujudkan transformasi masyarakat yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.

Ia menekankan bahwa kunci utama perubahan ini terletak pada pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana.

“Transformasi hanya dapat terwujud apabila kita mampu mengelola potensi lokal secara inovatif dan berkelanjutan. Festival yang kita laksanakan selama tiga hari ini adalah bagian dari upaya mengembangkan kebijakan inovasi tersebut,” tambahnya.

Mengusung tema “Sagu adalah Hidupku, Sagu Menjamin Peradaban Papua”, Mathius menjelaskan bahwa posisi sagu bagi masyarakat Papua jauh melampaui sekadar komoditas pangan.

Sagu adalah identitas, warisan budaya, sekaligus simbol keharmonisan antara manusia dan alam.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya aspek Kekayaan Intelektual (KI) dalam hilirisasi produk sagu. Pemerintah mendorong agar ide-ide kreatif dan inovasi pengolahan sagu dipandang sebagai aset strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kita menyadari inovasi adalah aset strategis. Dari sagu, kita harus menghasilkan sesuatu yang bernilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Festival Sagu 2026 yang berlangsung sejak Jumat lalu ini sukses menarik perhatian warga dengan berbagai pameran produk olahan kreatif, mulai dari kuliner tradisional hingga inovasi pangan modern berbahan dasar sagu.[yat]