Polri dan Pemerintah Kota Jayapura Terus Lakukan Pencegahan Covid-19

322

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kepolisian daerah Papua dan Polresta Jayapura bersama Pemerintah Kota Jayapura, terus melakukan pencegahan penyebaran Covid019 secara terus menerus di wilayah Kota Jayapura.

Pembatasan aktivitas masyarakat  juga terus dilaksanakan di beberapa titik agar penyebaran Covid 19 ini benar-benar terhenti, sehingga masyarakat kembali dunia yang normal dalam melaksanakan aktivitas.

Demikian disampaikan Waka Polres Jayapura Kota Kompol Heru Hidayanto S.sos, dalam dialog interaktif Polisi Menyapa dengan Tema Situasi Kamtibmas Kota Jayapura di tengah Pandemi Covid 19 bersama Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, pada Kamis (4/06/2020).

Kompol mengatakan, selama pandemik Covid-19, tingkat kriminal menurun.  Hal tersebut dikarenakan anggota kepolisian hampir setiap saat melaksanakan patroli baik itu di kompleks warga maupun jalan raya sekaligus imbauan selama pandemik Covid-19.

Namun menurutnya, beberapa bulan terakhir kasus positif terjangkit Covid 19 terus meningkat sampai dengan hari ini. Hal itu disebabkan karena beberapa masyarakat tidak mengindahkan apa yang telah pemerintah sampaikan dan juga Protokol kesehatan lainnya.

Dengan Kondisi tersebut, kini masyarakat mulai sadar dan taat tentang peraturan pemerintah yaitu, pembatasan aktivitas sehingga ini bisa menjadi relatif ringan bagi aparat dalam melaksanakan tugas penyekatan.

Untuk itu, Kompol Heru  mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar senantiasa mematuhi Instruksi pemerintah baik itu di dari Provinsi maupun Kota Jayapura. “Ini merupakan kepentingan kita semua agar kita bisa segera terbebas dari Pandemi Covid 19,” tukasnya.

Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM menyampaikan bahwa perkembagan Covid 19 di Kota Jayapura dari bulan ke bulan terus  terjadi peningkatan.

Hal tersebut terungkap pada saat Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Kota Jayapura bekerja di lapangan dengan melaksanakan rapid tes secara besar besaran. “dari hasil itu kami lebih banyak menemukan pada para penjual ikan dan sayur,” ujarnya.

“Perkiraan kami hal inilah yang menyebabkan banyaknya yang terjangkit selain itu faktor kurangnya kedisiplinan dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.

Lanjut Rustan, pijaknya menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat bahwa tenaga medis sangat terbatas, ruang isolasi terbatas dan petugas juga terbatas. “Jadi kami minta kepada masyarakat agar mengikuti instruksi pemerintah serta mendisiplinkan diri,” tukasnya.

Selama pandemik Covid 19 diharapkan tidak membuat panik dan takut. “Kita harus semangat, kita harus yakin bahwa kita bisa melewati masa masa ini.  Mari kita bersama melawan Covid 19 dengan catatan kita harus mengikuti instruksi pemerintah dan lakukan protokol kesehatan,” paparnya. [redaksi]