Puluhan Stakholder di Papua Deklarasikan Kesepakatan Jaga Papua Damai

0
110
Puluhan stakholder dari seluruh Papua bergandengan tangan usai deklarasikan kesepakatan jaga Papua tanah damai, di Swiss Bellhotel, Kamis (5/9/19).
Puluhan stakholder dari seluruh Papua bergandengan tangan usai deklarasikan kesepakatan jaga Papua tanah damai, di Swiss Bellhotel, Kamis (5/9/19).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Berbagai stakeholder yang ada di Papua, melakukan deklarasi bersama dalam rangka menjaga Papua tadah damai di Swiss Bellhotel, Kamis (5/9/19).

Deklarasi yang disaksikan Kapolri, Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Panglima TNI, Jenderal TNI Hadi Tjahjanto ditandatangani sekitar 30 unsur stakholder yang ada di Papua, baik pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh lemuda, tokoh perempuan, juga Ketua MRP Timotius Murib, Ketua DPRP, Yunus Wonda, dan yang bertandatangan sebagai saksi adalah Kapolda Papua, Irjen Pol. Rudolf A. Rodja, Pangdam XVII/Cenderawasih, dan Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Isi deklarasi yang dibacakan Ketua MRP Timotius Murib dan diikuti semua yang hadir, adalah :

KAMI WARGA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DI TANAH PAPUA DENGAN BERAGAM SUKU, BAHASA, AGAMA, DAN ADAT ISTIADAT BERSEPAKAT MENYATAKAN :

  1. MENJAGA PERSATUAN DAN KESATUAN DI TANAH PAPUA.
  2. HIDUP BERDAMPINGAN, RUKUN, DAMAI DAN BERKASIH SAYANG.
  3. SEPAKAT TIDAK TERPENGARUH OLEH ISU-ISU TIDAK BENAR.
  4. SEPAKAT MENOLAK KELOMPOK SEPARATIS DAN RADIKAL DI TANAH PAPUA.

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian dalam.kesempatan tersebut mengungkapkan harapannya, agar deklarasi damai tersebut bisa bergema di seluruh tanah Papua dan di follow up oleh para kepala daerah di wilayah masing-masing.

Kata Kapolri, situasi aman adalah salah satu modal utama suksesnya program pembangunan oleh pemerintah.

“Semua progran yang dibuat pak gubernur, pak bupati, walikota, tidak akan suksen tanpa situasi yang aman,” ujar Kapolri.

Karena itu Kapolri menyatakan kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada, untuk dapat bersama-sama menjaga keamanan.

Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam.sambutannya mengungkapkan janjinya untuk menjamin kehidupan yang damai dan aman, bagi seluruh warga Papua, termasuk yang sedang berada di luar daerah.

“Tadi malam saya sudah sampaikan, saya berjanji kepada saudara-saudaraku dan memberi jaminan kepada setiap orang untuk hidup damai,” ungkap Gubernur.

Denban tegas gubernur menyatakan, bahwa siapapun, dari manapun, dan golongan manapun, anda punya hak untuk hidup di negeri yang kita cintai.

“Anda punya hak di seluruh wilayah nusantara,” ujar gubernur.

Gubernur menyatakan rasa syukurnya atas terlaksananya deklarasi teraebut, yang merupakan wujud kasih Tuhan, bahwa semua komponen yang ada adalah satu kesatuan dan tidak ada perbedaan.

Sehingga, semua warga yang ada memilki hak yang sama untuk tinggal dan menjalani kehidupan dimanapun di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Hal senada diungkapkan Panglima TNI, Jenderal TNI Hadi Tjahjanto, yang menyatakan, bahwa deklarasi tersebut mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat bahwa semua adalah satu, sebangsa dan setanah air.

Perbedaan, baik suku, agama, ras dan antar golongan, hendaknya menjadi satu kekuatan, dan bukan menjadikan sebagai masyarakat yang terpecah belah.[yat]