Sah, Kini Putra Asli Papua Pimpin Kodam XVII/Cenderawasih

0
216
Caption : Mayjen TNI Herman Asaribab, saat menerima tongkat estafet sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Selasa (17/9/2019).
Caption : Mayjen TNI Herman Asaribab, saat menerima tongkat estafet sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Selasa (17/9/2019).

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, S.I.P, secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepada Mayjen TNI Herman Asaribab pada acara Sertijab yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cen, Jayapura, Selasa (17/9/2019).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangan persnya di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Kasad di Jayapura, bahwa  sebelum dilantik menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab menjabat sebagai Pangdam XII/Tpr.

Sedangkan Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring S.I.P., akan melanjutkan tugas di lingkungan Mabes TNI sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI.

“Jadi Beliau menjabat Pangdam dua kali, yaitu Pangdam XII/Tpr dan saat ini menjabat Pangdam XVII/Cen yang wilayah tanggung jawabnya meliputi Provinsi Papua,” ungkap Candra.

Mayjen TNI Herman Asaribab, merupakan putra asli Papua, lahir di Jayapura 10 Juni 1964. Jenderal Bintang dua ini lulus di Akademi Militer tahun 1988 dan Lemhannas tahun 2014.

karirnya terus bersinar  dengan menempati sejumlah jabatan penting, diantaranya Pa Sahli TK III Bid. Banusia Panglima TNI (2017), Kasdam XVII/Cen (2015), Wadan Seskoad (2015), Wadan Pussenif Kodiklatad (2015), Danrem 172/Pwy Dam XVII/Cen (2013), Dirbinsen Pussenif Kodiklatad (2011), dan Danbrigif 20/IJK Dam XVII/Cen.

“Hal tersebut juga menunjukkan bahwa di organisasi TNI/TNI AD setiap prajurit memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk mengembangkan pendidikan, karier, prestasi dan menempati posisi strategis, tanpa adanya diskriminasi,” ungkapnya.

Candra menambahkan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI  merupakan suatu hal yang lazim, sebagai salah satu bagian dari dinamika pengembangan kemampuan kepemimpinan, manajemen dan profesionalisme keprajuritan dalam rangka optimalisasi pencapaian tugas pokok TNI AD.

“Sertijab Pangkotama kali ini  dilaksanakan di Makodam XVII/Cen,  sekaligus dalam rangka  kunjungan kerja Kasad serta memberikan pengarahan kepada anggota dan Persit yang bertugas di wilayah Kodam XVII/Cen,” ungkap Kadispenad.

Upacara Sertijab itu sendiri antara lain, ditandai dengan penyerahan Pataka Kodam XVII/Cen kepada Kasad dari pejabat lama dan selanjutnya diserahkan kepada pejabat baru, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan pakta integritas dan naskah Sertijab, pemasangan tanda pangkat, dan jabatan serta penyerahan tongkat komando oleh Kasad.

“Upacara  Sertijab ini dimaksudkan untuk menandai beralihnya tugas dan tanggung jawab jabatan, dengan tujuan untuk menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama serta memberi rasa tanggung jawab kepada pejabat baru,” tambah Candra.

Kegiatan Sertijab yang dilaksanakan secara sederhana dan khidmat tersebut, antara lain dihadiri para pejabat dari Mabesad, Kapolda Papua, dan para pejabat jajaran Kodam XVII/Cen, serta Pengurus Daerah Persit KCK  Kodam XVII/Cen.

Sebelumnya pada hari yang sama, kehadiran Kasad dan Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa beserta rombongan di Bandara Sentani Jayapura disambut oleh

Pangdam XVII/Cen dan Istri beserta pajabat Kodam XVII/Cen dan dilanjutkan dengan tradisi adat Papua berupa pengalungan Noken, pemakaian topi dan tari-tarian adat Papua. [loy]