Sekjen PKS Deklarasi Dinus Wanimbo Sah Sebagai Bakal Calon Bupati Tolikara

65
Dinus Wanimbo, SH., MH.
Dinus Wanimbo, SH., MH.

WAMENA, PapuaSatu.com – Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar telah  mendeklarasikan sosok kader PKS Dinus Wanimbo, SH., MH. sebagai Bakal Calon Bupati Kabupaten Tolikara pada pemilihan umum tahun 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekjen PKS  Aboe Bakar pada acara pengukuhan DPW PKS di tiga provinsi baru, sekaligus deklarasi bakal calon Presiden, DPR RI, Gubernur dan Bupati yang telah diusung oleh partai PKS pada pemilu serentak tahun 2024, di Wamena, Jumat (16 Februari 2023).

“Ya saya berharap para kader PKS yang kami usung seperti Pak Dinus Wanimbo sebagai calon Bupati Kabupaten Tolikara dan Pak Befa Yigibalom sebagai calon Gubernur Provinsi Papua Pegunungan ini perlu memiliki jiwa-jiwa berkebangsaan, adil dan sejahtera. Sekali lagi saya harap  para kader PKS kita ini sukses dan lancar dan mampu mengambil langkah-langkah strategis untuk menciptakan suasana di daerah pemilihan mereka yang jauh lebih baik,” harap Sekjen PKS Aboe Bakar.

Sementara itu, Befa Yigibalom sebagai Bakal Calon Gubernur Provinsi Papua Pegunungan dan selaku Ketua Partai Nasdem Provinsi Papua Pegunungan memberikan dukungan penuh kepada Dinus Wanimbo, SH., MH. sebagai calon tunggal Bupati Kabupaten Tolikara.

“Saya yakin bahwa Dinus Wanimbo akan mengobati Tolikara dari penderitaan selama 10 tahun yang lalu. Oleh karena itu saya selaku Ketua Partai Nasdem memberikan dukungan penuh 100% untuk Dinus Wanimbo calon tunggal Bupati Tolikara,” ungkap Befa Yigibalom dalam sambutannya.

Lanjutnya, sekarang ini waktunya Dinus Wanimbo untuk membuat Tolikara berbeda dari sebelumnya, harus pulihkan Tolikara dari berbagai macam penderitaan yang dialami oleh masyarakat.

“Oleh sebab itu, seluruh lapisan masyarakat Tolikara harus memberikan dukungan penuh kepada Dinus Wanimbo sebagai pemimpin kalian,” lanjut Befa.

Dinus Wanimbo, SH., MH. selaku bakal calon Bupati Kabupaten Tolikara mengatakan rasa optimis untuk memimpin Tolikara selama 5 tahun mendatang sebagai Bupati Kabupaten Tolikara.

Hal tersebut ia sampaikan melalui sambutan sebagai calon Bupati Tolikara pada acara pengukuhan dan deklarasi calon kepalah daerah yang diusung oleh partai PKS di halaman kediaman bapak Befa Yigibalom.

“Baik, Saya sangat tahu persis kondisi geografis Kabupaten Tolikara kurang bersahabat dari berbagai macam sisi seperti, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perkembangan ekomomi,” ujarya.

Oleh karena itu Dinus Wanimbo sebagai calon Bupati  Tolikara dan Befa sebagai Calon Gubernur, meyakini bahwa masyarakat sudah melihat keduanya sebagai pemimpin mereka.

“Karena hari ini sudah membuktikan antusiasnya masyarakat Tolikara sangat luar biasa, datang dari jauh-jauh sudah melumpuhkan kota Wamena sebagai ibu kota Provinsi Papua Pegunungan dan itu menandakan rasa kecintaan rakyat kepada calon pemimpin mereka sudah kuat,” tegasnya.

Namun untuk semua masyarakat Papua Pegunungan pada umumnya dan khususnya masyarakat Tolikara, disampaikannya bahwa ada syaratnya yaitu, masyarakat harus memenangkan kursi Dewan Pimpinan Rakyat (DPRD) dan itu kunci utama untuk memenangkan seorang pemimpin.

“Saya menyampaikan ucapan terimakasi kepada seluruh masyarakat Provinsi Papua Pegunungan dan khusunya masyarakat Kabupaten Tolikara yang sudah datang dari jauh-jauh untuk mengambil bagian dalam acara ini, dan juga kepada semua pihak yang sudah turut mensukseskan kegiatan kami hari ini, wa wa wa wa,” ucapnya.

Dinus Wanimbo, yang merupakan mantan Bupati Tolikara itu, sangat paham dengan dunia politik.

Maka pihaknya sudah mengetahui jumlah 30 kursi DPRD dan 8 kursi DPRP untuk memenangkan para calon kepala daerah pada pemilihan umum serentak pada tahun 2024 mendatang.

Dalam acara pengukuhan sekaligus deklarasi calon kepala daerah tersebut dihadiri oleh dewan pimpinan pusat partai PKS beserta rombongan, tokoh masyarakat, tokoh pemerintah,dan ratusan masa pendukung calon Bupati Tolikara dan Gubernur Papua Pegunungan.

Ratusan masyarakat tersebut terdiri dari Kabupaten Tolikara, Lani Jaya, Yahukimo, Yalimo, Nduga dan kabupaten Jayawijaya.[MIKI]