Sidak Pasar, Kemendag Pastikan Harga Bapok Jelang Natal Aman

0
100
Caption : Dinas Perdagangan Provinsi Papua, saat melakukan sidak di pasar-pasar tradisional, pada Selasa (3/12/2019).
Caption : Dinas Perdagangan Provinsi Papua, saat melakukan sidak di pasar-pasar tradisional, pada Selasa (3/12/2019).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Menjelang hari raya Natal, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia beserta Dinas Perdagangan Provinsi Papua melakukan sidak di pasar-pasar tradisional maupun modern serta gudang besar guna memastikan harga bahan pokok (bapok) aman terkendali dan pasokannya mencukupi.

Pemantauan bapok dilakukan di beberapa titik di dalam Kota Jayapura, seperti di pasar tradisional Central Hamadi, pasar modern yakni Hypermart, gudang distributor bapok PT Irian Jaya Sehat serta gudang Perum Bulog.

Menurut Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan RI, Kasan, sesuai hasil pantauan harga bapok di pasar rakyat di Kota Jayapura, terlihat cukup stabil dan belum ada kenaikan harga.

“Jumlah stok beras di Gudang Bulog Kanwil Papua tercatat 27.565 ton. Jumlah itu cukup untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru mendatang. “Bahkan bisa untuk kebutuhan Provinsi Papua selama 3 bulan ke depan. Begitu juga stok bapok dari distributor PT Irian Jaya Sehat mencukupi sampai dengan akhir tahun,” katanya kepada wartawan usai melakukan pemantauan langsung ke lapangan, Selasa (3/12).

Terkait harga, Kasan mengungkapkan ada kenaikan harga rata-rata 5ribuan seperti bawang merah, bawang putih serta cabe. “Untuk ayam dan telur masih stabil, hanya naik sekitar 3ribuan saja. Kalau sayuran tidak alami kenaikan,” ungkapnya.

Mengantisipasi lonjakan kenaikan harga jelang natal nanti, ia pastikan pihak disperindag Provinsi Papua akan lakukan pemantauan H-10 jelang hari raya. Ia juga tekankan untuk terus lakukan komunikasi dengan pihak distributor untuk memastikan ketersediaan bapok.

“Kalau pasokan di distributor aman, otomatis harga dipasaran aman. Bila ada info berkurang di pasaran namun digudang banyak, kita bisa crosscek dilapangan bersama tim satgas pangan,” tutupnya. [ayu]