Suara Masyarakat Walma dan Skamto Bungkus Untuk MAMA

KEEROM, PapuaSatu.com –  Masyarakat Kampung Walma, Kampung Skamto Distrik Skanto-Kabupaten Keerom menyatakan, 100 persen suara akan dibungkus untuk pasangan nomor urut 1 MUH Markum- Malensius Musui (MAMA) pada tanggal, 9 Desember Tahun 2020 mendatang.

Dukungan 100 persen ini diberikan karena masyarakat Kampung Walma dan Skamto menilai bahwa pasangan Mama telah banyak memberikan perubahan di kabupaten Keerom.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh koordinator Kampung Walma, Jhon Tabuni dihadapan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Keerom Markum- Malen (MAMA) pada pertemuan kampanye terbatas di Kampung Walma, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, pada Kamis (22/10/2020).

“Perubahan sejak kepemimpinan pak Markum sudah kami rasakan dan sudah mengalami perubahan, sehingga pekerjaan yang belum selesaikan kami memberkan kepercayaan kepada MAMA untuk dapat melanjutkan kepemimpinannya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Keerom priode 2021- 2024,” ungkap Jhon Tabuni.

Jhon Tabuni mengakui bahwa calon Bupati dan Wakil Bupati Markum- Malen (MAMA) sudah sering mengunjungi kampung Walma untuk bertemu dengan masyarakat sehingga masyarakat Kampung Walma merasa sangat dihargai dan diperhatikan.

Oleh sebab itu pada tanggal 9 Desember Tahun 2020 mendatang masyarakat Kampung Walma memastikan memberikan suara seratus persen (BUNGKUS) untuk pasangan Markum- Malen (MAMA). “ suara Walma 100 persen bungkus untuk MAMA,” bebernya.

Sementara Yulianus Kembu yang merupakan masyarakat Adat Keerom yang berada di Kampung Skamto, Distrik Skanto, Kab Keerom memberikan dukungan penuh suara untuk pasangan Markum- Malen (MAMA) diwilayah Kampung Skamto.

“100 persen suara bulat untuk MAMA pada Pilkada di 9 Desember Tahun 2020 mendatang. Semua suara yang ada di Kampung Skamto hanya diberikan untuk Markum- Malen (MAMA), tidak ada calon- calon lain,” tegas Yuianus Kembu.

Lanjut Yulianus, pada Pilkada ditahun 2015 lalu Markum memang di Kampung Skamto dan Pilkada Tahun 2020 Markum – Malen juga harus menang di Kampung Skamto ini.

“ Saya lihat pasangan Markum- Malen (MAMA) sangat cocok, ada anak asli transmigrasi dan anak asli Keerom. makanya kami masyarakat Kampung Skamto memberikan suara 100 persen untuk Markum- Malen (MAMA),” tutup Yulianus.

Sementara Calon Bupati Keerom MUH Markum mengatakan, dukunga yang diberikan masyarakat Kampung Walma dan Skamto sebagai bukti yang sudah mereka rasakan selama ini.

“ Yang penting Markum- Malen (MAMA) datang ke Kampung Walma suara sudah dibungkus. Tidak usah berkampanye lagi. Cukup datang saja, makanya saya datang ke Kampung Walma yang sekian kalinya,” ujar Markum.

Untuk itu Markum mengharapkan kepada masyarakat Kampung Walma pada tanggal 9 Desember Tahun 2020 mendatang untuk memilih Nomor urut 1 Markum- Malen. Bahkan masyarakat Kampung Walma memberikan suaranya 100 persen untuk Markum- Malen.

Selain itu juga, masyarakat Kampung Skamto yang merupakan kampung Asli memberikan dukungannya kepada pasangan Markum- Malen (MAMA) di 9 Desember Tahun 2020 mendatang.

“ terima kasih kepada masyarakat Walma dan masyarakat Kampung Skmto yang telah memberikan dukungannya kepada kami berdua , sehingga ia mengigatkan kembali bahwa tanggal  Desember 2020 pasangan Markum- Malen (MAMA) menang di Kampung Skamto,” pungkasnya.  [redaksi]