Tim Duta Injil Ministry Siap Jadi Agen Perubahan Menuju Pemulihan 100 Tahun

20
Caption : Inilah Tim Duta Ministry Gereja Kemah Injil (Kingmi) Klasis Jayapura saat melakukan pelayanan dalam Ibadah KKR, pada Minggu (30/10/2022).
Caption : Inilah Tim Duta Ministry Gereja Kemah Injil (Kingmi) Klasis Jayapura saat melakukan pelayanan dalam Ibadah KKR, pada Minggu (30/10/2022).

SENTANI, PapuaSatu.com –  Tim Duta Injil Ministry Gereja Kemah Injil Kingmi di Tanah Papua hadir dengan Visi dan misi yaitu, mencari yang terhilang, menyelamatkan yang tersisa dan menjangkau yang tidak terjangkau untuk menjawab Thema Sinode “Berubah Untuk Menjadi Kuat”.

Tim Duta Injil Ministry Gereja Kemah Injil Kingmi di Tanah Papua juga siap menjadi agen perubahan menuju pemulihan 100 tahun.

Demikian disampaikan Pdt. Lamberth Passe S.Th dalam khotbahnya melalui Kabangkitan Kebangunan Rohani (KKR) yang diselenggarakkan Tim Duta Injil Ministry Gereja Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua Klasis Jayapura, Minggu (30/10/2022).

Pendeta Lamberth menjelaskan KKR yang dilaksanakan ini suatu bentuk agenda dalam mempersiapkan generasi muda masa depan agar mereka menjadi agen perubahan, baik itu di Gereja maupun Papua pada umumnya.

Generasi muda dibawa naungan Tim Duta Ministry Kingmi Papua Klasis Jayapura saat ini sedang di asah untuk berkomitmen dalam melayani Tuhan guna memenangkan jiwa.

“KKR perdana hari ini sudah menunjukkan kesetiaan mereka dalam melayani tuhan secara nyata, baik itu pelayanan Tamboring, kwayer, singer maupun pelayanan music,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya selaku hamba Tuhan akan terus memberikan dukungan kepada mereka, adan mereka akan terus di pakai  dalam melayani Tuhan. Bukan hanya di kalangan gereja Kingmi Klasis Jayapura, akan tetapi seluruh denominasi gereja, mereka  siap melayani jika dibutuhkan.

Pada kesempatan itu, Pendeta Lamberth memberikan pesan kepada generasi masa depan Papua melalui khotbahanya yang di ambil dari injil Matius 10: 16 bahwa “lihat aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu  hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati”.

“Firman Tuhan ini menggambarkan kepada kita umat manusia agar kita waspada. Kita jangan melihat dia baik, indah, menganggumkan hatinya namun berbahaya. Inilah yang harus kita waspada,” ujarnya pendeta Lamberth

Lanjut dia,lain dalam cerdik  yakni berjaga jaga dan berdoa. “Harus mampu mendekatkan diri kepada tuhan, harus menjaga kesehatan sehingga ada karunia yang diberikan oleh tuhan kepada kita,” jelas dia.

Oleh karena itu, pdt Lamberth mengajak semua generasi masa depan untuk tidak setengah-setengah melayani Tuhan. “Kita memberikan dan jangan mengharapkan imbalan. Terus melayani dan Tuhan kasih kita karuni,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Duta Ministry Gereja Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua Klasis Jayapura, Nikius Bugiangge  menyampaikan rasa bangga karena dengan hadirnya Tim Duta Ministry Kingmi di tanah Papua Klasis Jayapura, mampu menjawab tantangan dalam memberikan pelanan kepada Tuhan. “Kita tau bahwa saat ini generasi kita masuk dalam kondisi terancam musnah akibat dipengaruhi minuman keras, narkoba dan lain lainnya,” ujarnya.

Nikius Bugiangge yang juga sebagai Anggota DPR Papua dari Partai Hanura itu menegaskan bahwa, Tim Duta Ministry yang sudah terbentuk itu akan hadir untuk menyelamatkan mereka yang tersisa. “Kita akan bawa mereka kepada Tuhan Yesus, kita membina mendidik mereka supaya mereka ikut bersama melayani Tuhan terutama gereja,”  ucap Nikius.

Dikatakan, Pimpinan generasi telah memberikan kepercayaan dan tanggungjawab kepada Tim Duta Ministry untuk menyelamatkan sisa yang ada. “Kami akan mempersiapkan generasi menuju pemulihan 100 tahun,” tukasnya. [redaksi]