Ungkap Pendapat Akar Rumput, Stakholder Kabupaten Jayapura Diajak FGD Soal DOB

24
Kompol Sujono, Kasubid Politik, Dit Intelkam Polda Papua (tengah) saat membuka FGD Tentang DOB di Hotel Grand Tahara, Selasa (19/7/22)

SENTANI, PapuaSatu.com – Mengambil tema “Dengan DOB mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan OAP”, Direktorat Intelkam Polda Papua menggelar Focus Group Discusion (FGD) di Hotel Grand Tahara, Sentani (Selasa, 19/7/22).

Kompol Sujono, Kasubid Politik, Dit Intelkam Polda Papua mengungkapkan bahwa FGD digelar untuk mengecek pendapat masyarakat akar rumput terkait DOB di Papua.

“Tujuannya menggali, mengecek di masyarakat, pendapat masyarakat kira-kira DOB ini bermanfaat atau tidak,” ungkapnya saat ditemui wartawan di sela-sela FGD.

Hasil FGD tersebut, menurutnya, menjadi bahan laporan kepada pimpinan di kepolisian.

FGD tersebut menghadirkan peserta dari sejumlah tokoh di Kabupaten Jayapura, dengan narasumber dari tokoh adat, diantaranya Yanto Eluai (Ondofolo Kampung Sereh, Sentani), John M. Suebu (Sekretaris Forum Peduli Kemanusiaan), Ngeles Minim (Ondoafi Kampung Putali), dan Timotius Demetouw (Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Jayapura).

Pihaknya juga mengundang tokoh-tokoh dari kelompok yang selama ini menyuarakan penolakan DOB dan Otsus Jilid II.

“Supaya yang bersangkutan mengetahui, dan silahkan berdebat mengenai pendapat mereka masing-masing,” jelasnya.

Ditegaskan, pelaksanaan FGD bukan dimaksudkan untuk melibatkan kepolisian dalam ranah politik.

“Kita tidak ada kepentingan politik, tujuan kita hanya satu saja, menjaga keamanan, program pemerintah berjalan baik,” pungkasnya.[Yat]