Untuk Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Bupati Minta Pelaku Usaha Hentikan Penjualan Miras Illegal

27
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw

SENTANI, PapuaSatu.com – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw sangat mengharapkan pelaksanaan PON di Papua, secara khusus dikabupaten Jayapura mendapatkan kesan sukses. Tidak saja dari masyarakat Papua, tapi juga para tamu yang datang dari luar Papua.

Apalagi Kabupaten Jayapura sudah dijadikan sebagai pusat penyelenggaraan kegiatan besar itu.

Salah satu yang menjadi sorotan Bupati Mathius, terkait adanya indikasi gangguan kambtibmas yang dipicu karena minuman keras (Miras).

Karena itu dia menegaskan supaya para penjual miras di Kabupaten Jayapura yang menjual miras secara ilegal supaya menghentikan aktifitas itu.

Karena hal itu akan memberikan pengaruh terhadap munculnya gangguan kambtibmas selama penyelenggaraan PON.

“Saya sudah delapan tahun menjabat sebagai bupati, tidak pernah saya keluarkan izin penjualan miras di Kabupaten Jayapura. Karena itu saya tegaskan, tolong berhenti menjual miras, ” ujar Mathius Awoitauw, Jumat, 24/9/2021.

Dia bahkan mengecam keras para pelaku usaha miras yang masih beroperasi, meskipun secara aturan sudah dilarang atau tidak mendapatkan izin dari kepala daerah.

Menurutnya, tidak ada nilai tambah yang diperoleh bagi masyarakat apabila adanya izin penjualan miras ini.

Bupati Jayapura dua periode itu mengatakan, larangan penjualan miras diKabupaten Jayapura hanya ingin menyelematkan generasi muda Papua.

Karena itu dia mengancam akan bertindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku bagi pelaku usaha yang masih nekat untuk menjual minuman keras secara diam-diam.

“Apalagi saat ini kita sedang menghadapi PON jadi kita harus ditunjukkan sebagai tuan rumah yang baik. Tidak boleh lagi ada orang mabuk ditempat umum. Ini akan mencoreng kita sebagai tuan rumah, ” paparnya.[Humas sub PB PON/yat]