Wakil Bupati Jayapura Serahkan Remisi Untuk 416 Narapidana Di Lapas Narkotika

23
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat menyerahkan remisi secara simbois kepada perwakilan narapidana di Lapas Klas II A Narkotika Jayapura, Doyo Baru, Distrik Wabu, Kabupaten Jayapura, Rabu (17/8/22)
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat menyerahkan remisi secara simbois kepada perwakilan narapidana di Lapas Klas II A Narkotika Jayapura, Doyo Baru, Distrik Wabu, Kabupaten Jayapura, Rabu (17/8/22)

SENTANI, PapuaSatu.com – Di momen HUT ke-77 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022, menjadi momen yang ditunggu oleh seluruh elemen bangsa untuk merayakannya.

Tidak terkecuali para narapidana yang sedang menjalani masa pidananya di setiap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Seperti di Lapas Narkotika Klas II A Jayapura, di Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.

Dari 601 orang naraidana yang ada, tepat pada 17 Agustus 2022, 416 orang diantaranya mendapat remisi atau pengurangan masa pidananya.

Penyerahan SK Kementerian Hukum dan HAM RI tentang pemberian remisi, dilaksanakan secara simbolis kepada satu orang perwakilan narapidana oleh Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro.

Penyerahan dilaksanakan dalam sebuah upacara, usai memimpin pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77 tingkat Kabupaten Jayapura di lapangan Apel Kantor Bupati  Jayapura, Gunung Merah, Sentani.

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro meminta kepada seluruh warga yang sedang menjalani pembinaan di Lapas Klas II A Narkotika Jayapura untuk bisa introspeksi diri dan memandang masa depannya.

“Mulai dari binaan ini, hendaknya kita introspeksi diri untuk bisa lebih visioner kedepan dan untuk bisa berbuat untuk dirinya,” harap wakil bupati.

Dikatakan, kepada para narapidana hendaknya bisa berbuat lebih baik, minimal untuk dirinya sendiri, kemudian untuk keluarga, maupun untuk masyarakat lainnya dan bangsa Indonesia tentunya.

“Janga pernah melihat sesuatu yang buruk, dan kita harus bangkit dari keterpurukan itu sendiri, dan kita lebih percaya diri untuk kedepan, dan tidak yang menghakimi kita, tidak ada yang menghakimi mereka, dan mereka harus berkarya, tumbuh, mulai percaya diri,” ujarnya.[yat]