
MERAUKE, PapuaSatu.com – Sebanyak 11 penumpang Speedboat dilaporkan hilang diperairan Wamal, distrik Tubang kabupaten Merauke, Kamis (3/5/2018) siangsekitar pukul 11.00 WIT.
Speadboat dengan nama Putri Cuwama warna merah biru yang rencananya menuju Tabonji – Merauke itu, tiba-tiba dihantam ombak akibat cuaca yang tidak baik sehingga terbalik.
Dari kejadiaan naas tersebut dilaporkan 1 orang selamat bernama Chris Cabui, sementara 11 penumpang lainnya dinyatakan hilang. Saat ini tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri dan AL sedang melakukan pencarian.
Sementara 11 korban yang hilang masing-masing Maria Isabela (46th/PR), Sulia ( 30 th/PR), Johanes Marpayawa (pemilik Speed boat/LAKIS), Susana (4 th/PR), Edi (LAKIS), Piter (LAKIS), Sefer (LAKIS), Kanisius (LAKIS), Petrus Wedua (LAKIS), Frans (LAKIS), dan Antonia Divera Warice (44th/PR).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan, kecelakaan itu diduga terjadi pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIT.
“Informasi itu berdasarkan laporan dari masyarakat Kampung Wamal, karena saat itu melakukan pertolongan kepada Chris Cabui yang terlempat di pesisir Pantai pada pagi hari. Chris ditemukan tak sadarkan diri,” kata Kamal.
Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung melalui Kasat Polair AKP Sakka mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk bergerak dari Wanam ke lokasi kejadian.
Sementara itu, dari data yang diperoleh dari Humas Basarnas Merauke personil Pos SAR Okaba menuju lokasi kecelakaan dengan menggunakan kapal SAR RB 223 Merauke, sedangkan warga Kampung Wamal menggunakan 2 (dua) buah speedboat melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kecelakaan. Hingga kini, 11 korban masih belum ditemukan. [loy]










