10 Hari, Satgassus Polri Berhasil Ungkap 1,2 Ton Sabu

187
Satgassus Bareskrim Polri saat menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1 ton lebih yang berhasil di sita
Satgassus Bareskrim Polri saat menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1 ton lebih yang berhasil di sita

JAKARTA, PapuaSatu.com – Satgassus Bareskrim Polri kembali berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu dengan skala besar.

Setidaknya, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sudah ada 1,2 ton barang haram diungkap.

“Pengungkapan pertama sabu 821 Kg di Serang pada 22 Mei 2020. Dan kedua di Sukabumi seberat 402 Kg pada 4 Juni 2020,” kata Kepala Tim (Katim) Satgassus Bareskrim Polri Kombes Herimen, Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Menurut Herimen, pengungkapan kasus ini merupakan kelanjutan dari instruksi Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan juga Kapolri Jenderal Idham Azis yang menyatakan perang terhadap narkoba.

Herimen menekankan, dengan terbuktinya pengungkapan kasus narkoba seberat 1 ton lebih, membuktikan bahwa masih banyak pelaku kejahatan yang menjadikan Indonesia sebagai pasar peredaran.

Tetapi, kata Herimen, Korps Bhayangkara terus berkomitmen untuk memberangus peredaran narkotika di Indonesia.

Menurutnya, tidak ada ruang bagi para bandar besar mencoba untuk mengedarkan barang haram tersebut.

“Pengungkapan kasus ini sekaligus menyatakan bahwa tidak ada sedikitpun ruang bagi pengedar narkoba di Indonesia,” ujar Herimen.

Pengungkapan kasus narkotika, sambung Herimen, memang memerlukan perjuangan yang luar biasa dalam prosesnya. Bahkan, harus berani mempertaruhkan pikiran, tenaga hingga nyawa.

Tetapi, Herimen menekankan, seluruh jajaran Polri yang tergabung dalam Satgassus Polri tidak pernah gentar sedikitpun demi menyelamatkan jutaan generasi Bangsa Indonesia.

“Memang tidak mudah, perjuangannya luar biasa. Tetapi, bayangkan jika bandar narkoba tidak diberangus, berapa jumlah generasi yang rusak akibatnya,” tutup Herimen.[yat]