Bupati Sarmi : Jangan Sampai Terjadi Konflik Suku di Sarmi

0
29
Pertemuan deklarasi Papua damai di Kantor Bupati Sarmi, Rabu (11/9/19)
Pertemuan deklarasi Tanam Papua damai di Kantor Bupati Sarmi, Rabu (11/9/19)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Bupati Sarmi Edward Fonataba menekankan kepada para tokoh-tokoh dan para kepala suku yang ada agar menjaga jangan sampai terjadi konflik terkait suku di Kabupaten Sarmi.

Hal itu diungkapkan bupati pada pertemuan di ruang kerja Bupati Sarmi bersama Forkopimda Sarmi, dan para ketua perkumpulan suku – suku yang ada di wilayah Kabupaten Sarmi, Rabu (11/9/19).

Pertemuan sendiri, digelar dalam rangka deklarasi kesepakatan bersama untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Sarmi.

Hadir dalam kegiatan yakni Bupati Sarmi Drs E. Fonataba, Kapolres Sarmi AKBP Paul Izak Z, Kasdim 1712 Sarmi Mayor Inf Irianto Yandewoa, Wakil ketua II DPRD Sarmi Robi S Pampang, Kasat intelkam polres sarmi AKP Sai’in, Kasat binmas Polres sarmi IPTU Mumuh, dan 11 orang ketua perkumpulan suku yang ada di Kabupaten Sarmi.

Bupati Sarmi dalam kesempatannya menghimbau kepada para ketua perkumpulan suku yang ada di Kabupaten Sarmi untuk saling menghargai, menghormati dan selalu membangun hubungan baik antar suku bangsa.

“Untuk wilayah Kabupaten Sarmi belum pernah terjadi konflik terkait suku, jangan sampai hal ini terjadi di wilayah kita, hubungan yang sudah terjalin baik jangan sampai di rusak oleh provokator atau adanya isu – isu yang tidak benar,” tegas bipati.

Kapolres Sarmi dalam kesempatan teraebut menyampaikan kepada para ketua perkumpulan suku yang ada di wilayah Kabupaten Sarmi untuk tidak percaya terkait adanya isu – isu yang tidak benar adanya.

“Kita jangan mudah terpancing atapun dihasut oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab,” imbaunya.

Kata Kapolres, bahwa dalam upaya menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif, pihaknya terus berupaya, salah satinya dengan melakukan patroli dialogis serta penggalangan/pendekatan dengan tokoh Kabupaten Sarmi agar selalu membantu pihak keamanan dalam rangka menjaga Kamtibmas tetap aman dan kondusif serta penegakan hukum.

Di kesempatan sama, Kasdim 1712 Sarmi mengatakan bahwa apa yang dibicarakan pada pertemuan tersebut, diharap disampaikan juga kepada masyarakat Kabupaten Sarmi.
“Kami dari pihak keamanan mengharapakan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, untuk itu bantuan dari para ketua perkumpulan suku sangat kami harapkan agar bisa mengendalikan masyarakatanya serta menghimbau untuk tidak percaya isu atau mudah terprovokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sarmi mengatakan, bahwa permaslahan yang ada diwilayah Kabupaten Sarmi kebanyakan berawal dari minuman keras.
Karena itu, Waket II DPRD Sarmi berharap agar aktifitas penjual minuman keras yang bermerk ataupun lokal dihentikan.
Forkopimda dan para tokoh yang hadir kemudian melakukan penandatanganan deklarasi kesepakatan bersama, dalam menutup kegiatan tersebut.[yat]