Dapur Umum Polres Mamberamo Raya Bagikan 200 Paket Makanan Ke Warga

203
Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw SH, bersama anggotanya dan TNI saat membagikan makanan bagi para warga Kampung Obogai yang berdomisili di Kasonaweja, Senin (18/5/20)
Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw SH, bersama anggotanya dan TNI saat membagikan makanan bagi para warga Kampung Obogai yang berdomisili di Kasonaweja, Senin (18/5/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Dapur Umum Polres Mamberamo Raya membagikan 200 bungkus makanan bagi para warga Kampung Obogai yang berdomisili di Kasonaweja, Senin (18/5/20).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw SH, bersama anggota Polres Mamberamo Raya dan TNI, sebagai bentuk kepedulian Polri dan TNI kepada warga, guna meringankan beban mereka.

Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw SH dalam kesempatannya mengatakan bahwa anggota gabungan di Dapur Lapangan setiap harinya memasak 150 hingga 250 paket makanan dan akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Selain membagikan makanan, kami juga memberika himbauan kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19, jika ada kedatang orang dari luar agar tidak menerima mereka tinggal di sini tetapi terlebih dahulu melapor ke Puskesmas agar memeriksa kesehatan dalam antisipasi virus Corona yang akan tersebar,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengimbau kepada warga untuk memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan, jaga jarak saat beraktifitas dan juga harus cuci tangan sebelum dan sesudah baraktifitas, agar terhindar dari virus Corona, dan harus mengunakan masker saat beraktifitas di luar rumah agar terhindar dari virus corona.

“Karena jika ada yang sudah tertular virus corona maka akan tertular kepada yang lain, dari kesadaran diri sendiri untuk menghindar dari penyebaran virus tersebut,” imbaunya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, bahwa tidak ada minuman keras di Kota Kasonaweja dan tidak boleh ada yang menjual minuman keras, karena akan mengakibatkan kerusakan generasi yang ada.

“Jika ada lagi yang menjual minuman keras dan mengkonsumsi minuman keras maka akan di proses sesuai perda yang sudah di tetapkan,” tandasnya.[yat]