Kapolda Papua Bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Jemput Kedatangan Personil Polres Mamberamo Raya, Korban Kesalahpahaman TNI -Polri

131

JAYAPURA, PapuaSatu.com  –  Pada hari Minggu tanggal 12 April 2020 pukul 16.30 wit, bertempat di Lanud Silaspapare Jayapura Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, menjemput kedatangan 3 jenasah, 2 luka tembak dan 1 trauma anggota Polres Maberamo Raya yang menjadi korban Kesalahpahaman di kabupaten Mamberamo Raya dengan Satgas Yonif/755 Pamrahwan.

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Bupati Mamberamo Raya Dorinus Dasinapa, Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki, Danlanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr., Kasdam XVII / Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroihan, S.Sos.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Papua menyampaikan terimakasih karena 2 korban luka tembak dan 1 trauma bisa tiba dengan selamat di bandara base ops lanud silas Papare Sentani.

“Saya dengan Pangdam, Danlanud, Bupati Dan Kasdam menerima kedatangan anak yang nantinya dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan sambil menunggu 3 korban meninggal dunia,” kata Kapolda.

Dikatakan,  dirinya bersama Pangdam akan meninjau TKP untuk melakukan konsolidasi guna menenangkan semua para prajurit di lapangan. “Bagi kami kejadian ini sangat disayangkan sehingga proses hukum akan tetap kita lakukan. dan untuk sementara senjata kita tarik semua,” ujarnya.

Kapolda menernagkan bahwa kronolgis kejadian ini berawal dari kesalapahaman dimana anggota polri yang menggunakan jasa ojek kemudian membayar dengan harga satu jam.

Tak puas dengan pembayaran itu, hingga akhirnya tukang ojek tersebut melaporkan ke anggota TNI di Kasonaweja sehingga terjadi keributan setelah datang anggota TNI. Namun masalah ini sudah ditangani oleh kapolres dan Pabung, tiba-tiba pagi tadi 5 anggota Polres Mamberamo Raya melakukan mediasi sehingga terjadi aksi situasional yang sangat disesalkan.

Pangdam XVII/Cenderawasih dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa kejadian ini sudah dilaporkan ke Panglima TNI, Kepala Staf AD dan Pangkogabwilhan III yang membawahi wilayah Maluku dan Papua.

“Perintah dari beliau bahwa tetap jaga sinergitas oleh karena itu saya berkoorsinasi dengan Kapolda untuk mengabil langkah dengan turun langsung ke Lapangan untuk meredamkan situasi di Mamberamo Raya,” kata Kapolda.

Kejadian yang menimbulkan korban tersebut, dirinya mewakili Kodam dan Jajaran mengucapkan belasungkawa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Dari kejadian ini kami akan tetap melakukan tindakan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Danlanud Silas Papare dalam kesempatannya menyampaikan, kami siap mendukung segala operasional, sore ini akan datang helikopter yang membawa 3 jenazah. Besok kita akan terbangkan CN-1275 yang selanjutnya membawa jenazah ke Merauke sesuai dengan keinginan keluarga. [redaksi]