Lagi, Tiga Napi yang Kabur Berhasil Diringkus Aparat Polres Jayawijaya

468
Tiga narapidana yang berhasil diringkus aparat Polres Jayawijaya dengan dilumpuhkan menggunakan timah panas

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Rabu (30/1/2019) sore, aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya berhasil mengamankan lagi tiga Narapidana yang pada Selasa (22/1/2019) lalu melarikan diri dari Lapas Klas II B Wamena.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. AM. Kamal mengungkapkan bahwa ketiga Narapidana tersebut diamankan di tempat yang berbeda.

Penangkapan ketiga Napi tersebut setelah  Kaur Bin Ops Sat Intelkam Polres Jayawijaya mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan dua orang Narapidana yang melarikan diri dari Lapas Wamena ada di salah satu rumah kontrakan yang berlokasi di Kama Wamena.

Pukul 22.17 WIT Kasat Intelkam bersama Kaur Bin Ops Sat Intelkam tiba di rumah kontrakan yang dimaksud dan melakukan pengepungan serta pengeledahan.

Di dalam rumah ditemukan Narapidana atas nama Rustam Ode Balla alias Anca yang mencoba melarikan diri lewat pintu belakang, sehingga dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki.

Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan rumah kontrakan yang lokasinya bersebelahan dari tempat persembunyian awal, didapati Narapidana atas nama Abdullah Malawat yang mencoba melarikan diri dan dilumpuhkan dengan tembakan dibagian kaki, selanjutnya kedua Narapidana dibawa ke RSUD Wamena.

Sedangkan satu lagi, yakni Napi atas nama Markus Asso lebih dahulu berhasil diringkus, yakni pada pukul 12.45 WIT  di Jalan Tamrin Wamena, oleh Tim Opsnal Polres Jayawijaya.

“Pada saat dilakukan penangkapan Markus Asso mengeluarkan senjata dan mengarahkan ke arah personil yang berada di lapangan dari dalam nokennya,  sehingga personil melakukan penembakan pada kaki bagian kiri,” ungkap Kabid Humas.

Dari Narapidana Markus Asso aparat mengamankan sejumlah barang bukti, berupa 1 (Satu) buah HP Nokia, 1 (Satu) buah korek gas berbentuk senjata jenis revolper, 1 (Satu) korek gas, dan 1 (Satu) buah Noken.

Sehingga, jumlah Napi yang kabur dan berhasil ditangkap hinga Rabu 30/1/2019) ada delapan orang, yaitu: Wekiron, Yosafat W, Anis Hesegem, Lori, Elimas Matuan, Markus Asso, Rustam Ode Balla, Abdullah Malawat.

Dan untuk  Narapidana yang belum berhasil diamankan, masing-masing , Pator Meklok, Heri Marian, Rudy Itlay, Kinas Wenda, Piter Murib, Hermet Asso, Sadok, Roby Asso, Badar, Leo Magayang, Noverius Uropnabin, Kalius K, Ondi Sibak dan Dani Kogoya.[yat]