Lakukan Olahraga Pagi, Kapolda Papua Imbau Masyarakat Taati Aturan Pemerintah

197
Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw saat melakukan olahraga dengan berjalan pagi sambil memberikan imbauan terkait pencegahan virus corona kepada masyarakat di sekitar perumahan warga Dok 8 atas, Sabtu (16/5/20) pukul 08.00 WIT
Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw saat melakukan olahraga dengan berjalan pagi sambil memberikan imbauan terkait pencegahan virus corona kepada masyarakat di sekitar perumahan warga Dok 8 atas, Sabtu (16/5/20) pukul 08.00 WIT

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Memanfaatkan momen akhir pecan ini, Sabtu (16/5/20) pukul 08.00 WIT, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw melakukan olahraga dan berjalan pagi  di seputaran Kota Jayapura, tepatnya di sekitar perumahan warga Dok 8 atas.

Saat bertemu warga yang sedang berada di luar rumah, sambil olah raga pagi, Kapolda juga memberikan imbauan terkait pencegahan virus corona kepada masyarakat.

Kapolda Papua mengimbau, agar masyarakat mau memahami protokol kesehatan yang telah disampikan pemerintah dan memahami pembatasan waktu yang akan diberlakukan pemerintah daerah.

“Untuk aktivitas dapat dimulai pada pukul 06.00 Wit hingga pukul 14.00 WIT, bila sudah pukul 14.00 WIT agar warga tidak melakukan aktifitasnya di luar rumah atau agar warga kembali ke rumah masing-masing,” imbau Kapolda.

Hal itu, lanjut Kapolda Waterpauw, merupakan kesepakatan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami berharap dalam situasi sekarang ini ada peran masyarakat untuk sama-sama mendukung dan meyelesaikan wabah Virus Corona (Covid-19) ini warga masyarakat semua mengikuti anjuran pemerintah,” harap Kapolda.

Kapolda mengajak warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan terus menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing, kemudian jaga jarak serta mempedonami sosial and pshycal distancing.

“Selanjutnya saya berharap kita bersama-sama menjaga lingkungan kita, tempat tinggal kita dari masuknya virus corona (Covid-19),” ujar Kapolda.[yat]