Lewat Dialog Interaktif, Polda Sosialisasikan Pencegahan Penularan Covid-19

134
Narasumber dalam dialog interaktif saat berfoto bersama

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Melalui dialog interaktif di RRI Pro1 Jayapura pada program acara Polisi menyapa, Polda Papua mensosialisasikan tentang pencegahan dan penanganan Covid-19 di Papua, Rabu (13/5/20).
Tampil sebagai narasumber, Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. Drg. Agustinus Mulyono Hardi. T, Kadis Kesehatan Dr. Robby Kayame, Bagian Psikologi Polda Papua, Iptu Dian Rini Pratiwi, dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. Arry.
Dialog interaktif tersebut dipandu presenter di studio RRI melalui telepon, dengan narasumber di Media Center Polda Papua.
Dr. Arry dalam kesempatannya mengatakan bahwa saat ini Posko di Kabupaten Kota sudah berfungsi sejak penanggulangan covid-19, kita ada 16 rumah sakit rujukan dalam penanggulangan covid 19 ini sudah dengan lintas sektor dan yang terpenting adalah kita harus menangani ini bersama-sama.
“Temuan kasus dilakukan dengan cepat dengan melakukan rapid test dan sekarang dilakukan pemeriksaan rapid tes secara masif, bila hasil dari rapid tes ada yang reaktif maka akan dilakukan PCR, saat ini PCR di Jayapura sudah terbuka untuk Litbangkes, Kesda di daerah Jayapura, Yapen, dan Timika,” ungkap dr. Ary.
Hal iti menggambarkan usaha untuk mendeteksi dan penemuan kasus covid-19 saat ini adalah pemeriksaan yang masif.
“Kita berusaha untuk mendapatkan sebanyak mungkin orang yang positif kemudian kita lakukan isolasi dan diobati untuk memutus penularan covid 19,” jelasnya.
Tugas utama dari dinas kesehatan, kata dr. Ary, adalah bagaimana untuk meyakinkan bahwa kita bisa memutuskan rantai penularan covid-19.
“Saat ini angka meningkat karena kita menjadi adektif untuk mencari kasus melalui shearcing dan memeriksa ODP, PDP yang ada di masyarakat, di rumah sakit dan kita sudah memetakan hal ini, beberapa interfrensi yang dianjurkan seperti Sosial Distancing, Psycal Distancing wajib pakai masker harus dijalankan oleh masyarakat,” tuturnya.
Kabid Dokes Polda Papua KBP Drg. Agustinus dalam kesempatannya mengatakan bahwa dari rumah Sakit Bhayangkara berupaya agar tenaga medis tidak terjangkit virus dengan selalu mengikuti SOP, menggunakan APD yang lengkap sesuai dengan standar, memberikan vitamin secara rutin, dan dilakukan karantina (tidak pulang kerumah).
“Dari Kadis menyiapkan Hotel Horison untuk tempat tinggal tenaga medis, sehingga keluarga juga merasa nyaman dan secara rutin melakukan rapid tes untuk deteksi dini, dan selalu memberikan motivasi kepada tenaga medis,” jelasnya.
drg. Agustinu mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk berperilaku hidup sehat, bersih, jaga jarak, menerapkan Sosial Distancing untuk menekan infeksi virus covid 19 bisa efektif, disamping pemerintah terus melakukan upaya pencegahan melalui rapid tes dan PCR.
Bag Psikologi Polda Papua Iptu Dian Rini Pratiwi dalam kesempatannya mengatakan bahwa dari Psikologi Polda Papua dan satgas rehabilitasi dari Operasi Aman Nusa pihaknya sudah melakukan pendampingan psikologis secara langsung dan variabel dengan penguatan psikologis kepada masayarakat.
“Kita juga melaksanakan patroli dialogis dengan bertatap muka secara langsung dengan masyarakat yang ada rasa kecemasan dan ketakutan yang berlebihan akan terdampak dari penyebaran covid 19,” ungkapnya.
Dalam menghadapi pandemi corona virus (covid 19) saat ini seseorang mudah mendapatkan informasi dari media sosial yang berlebihan sehingga mengakibatkan seseorang menjadi panik, merasa terancam, gelisah dan takut yang berlebihan akan terdampak dari penyebaran covid 19.
“leh karenanya masyarakat harus mencerna dengan baik setiap informasi yang didapatkan, dan menerima dari sumber yang jelas, tidak secara mentah menerima informasi yang ada,” ujarnya.[yat]