MUI Papua : Mari Kita Jadikan Momentum Idul Fitri Untuk Bangkit Meraih Kemenangan Melawan Covid-19

201
Ketua Badan Pertimbangan MUI Papua KH. Drs. Umar Bauw Al-Bintuni
Ketua Badan Pertimbangan MUI Papua KH. Drs. Umar Bauw Al-Bintuni

JAYAPURA, PapuaSatu.com  –   Ketua Badan Pertimbangan MUI Papua KH. Drs. Umar Bauw Al-Bintuni menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua untuk menjadikan momentum Idul fitri untuk bangkit meraih kemenangan melawan Covid-19.

Drs. Umar Bauw Al-Bintuni mengatakan, saudara ku sekalian ikhwan muslimin dipenghujung bulan suci ramadhan yang akan pergi meninggalkan kita dan banyak meninggalkan kenangan bagi kita sekalian, kemudian dalam beberapa hari kedepan Insha Allah kita akan menuju pintu kemenangan yakni 1 Syawal 1441 H dikala itu kita sama-sama merayakan hari idul fitri hari kemengan hari kembalinya manusia kedalam kefitraannya yakni manusia yang suci yang lahir kembali ibarat bayi yang baru lahir tidak berdosa.

Oleh karena itu, KH. Drs. Umar Bauw Al-Bintuni menyampaikan kepada semua agar senantiasa menjaga toleransi antar umat beragama di tanah papua ini sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik.

“Kita tetap harus patuhi semua ketetapan pemerintah kepada kita sekalian. Kita tetap menahan diri untuk tidak kemana-mana atau tidak mudik ke kampung halaman ini yang harus kita menahan diri sementara waktu kita tetap ditempat, semua kegiatan kita lakukan di tempat maka semuanya akan baik-baik saja,” tekan KH. Drs. Umar Bauw Al-Bintuni, Rabu (20/05/2020).

Selama Bulan Suci Ramadhan ia berharap agar kita menerapkan polda hidup yang sehat didalam rumah kita masing-masing, senantiasa mencuci tangan dan jangan lupa senantiasa menggunakan masker ketika kita akan keluar rumah sehingga kita dalam keadaan sehat wal afiat.

“Mari kita menutup pintu gerbang, pintu masuk rumah kita tetapi kita membuka hati kita lebar-lebar untuk memberikan maaf kepada saudara kita yang telah melaksanakan ibadah puasa sepanjang bulan suci ramadhan dan cukup kita duduk manis dirumah dengan kita mengirim chat WA atau SMS ucapan mohon maaf lahir dan batin untuk saudara-saudara kita yang jauh disana bahkan tetangga pun juga demikian sehingga semuanya kan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Bahkan iapun meminta kepada warga masyarakat agar tidak mengikuti berita-berita hoax yang belum tentu kebenarannya. “ Mari kita senantiasa ikuti apa yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga semuanya akan berjalan dengan baik,” papar dia.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, dalam pelaksanaan idul fitri dilaksanakan dirumah masing-masing tentunya dengan cara yang nanti ditetapkan oleh MUI pusat, bisa melaksanakan solat berjamaah dirumah dua rakaat setelah itu imam dapat menyampaikan pesan-pesan kepada jamaah bawasannya Allah menyuruh kita untuk menjaga kesehatan atau menjaga kemaslahatan kita semua.

“Untuk itu maka kita tidak boleh pergi dan kemudian hati ini kita bersihkan sebagaimana sepanjang bulan ramadhan kita lakukan itu, Insha Allah dengan demikian bahwa pelaksanaan idul fitri akan berjalan dengan baik dirumah. selamat menjalankan ibadah puasa dan selamat merayakan idul fitri 1441 H,” ucapnya. [redaksi]