Peduli Dampak Covid-19, Dit Pol Air Polda Papua Berbagi Tali Asih Kepada Warga Kampung Nafri

216
Personil Dit Polairud Polda Papua saat berbagi tali asih dan sosialiasi untuk menghadapi Pandemi Covid-19 di Kampung Nafri, Kota Jayapura, Rabu (14/5/20)
Personil Dit Polairud Polda Papua saat berbagi tali asih dan sosialiasi untuk menghadapi Pandemi Covid-19 di Kampung Nafri, Kota Jayapura, Rabu (14/5/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Bertempat Jl. Trans Papua, Kampung Nafri, Dit Polairud  Polda Papua melaksanakan kegiatan berbagi tali asih dan sosialiasi untuk menghadapi Pandemi Covid-19 dalam memutus mata rantai penyebaranm Covid-19, Rabu (14/5/20).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tujuh personil Bhabinkamtibmas Dit Polairud Polda Papua yang dipimpin oleh Bripka Jufri.

Dalam kegiatan tersebut, Personil Dit Polairud Polda Papua memberikan sosialisasi dan membagikan tali asih berupa 70 karton mie instan dan 70 karung beras dalam rangka meghadapi Pandemi Covid-19.

Bripka Jufri pada kesempatannya mengatakan untuk bersama-sama menjaga hubungan sosial dalam bermasyarakat, jika ada suatu masalah ada baiknya disampaikan kepada ketua RT supaya bisa diselesaiakan dengan baik.

“Kita sedang menghadapi Covid-19 kita dilarang untuk berkumpul, maka dari itu pada hari ini kami akan menyampaikan sosialisai dan meberikan sembako secara door to door,” ungkapnya.

Anggota juga tidak lupa menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin memcuci tangan, tetap menjaga jarak dengan orang lain, menghindari kerumunan dan tinggal di rumah jika tidak ada keperluan terlalu penting dan jika merasa kurang sehat agar segera periksakan diri ke Rumah sakit atau Puskesmas terdekat.

Nagat Awi selaku warga mewakili masyarakat yang menerima bantuan, pada kesempatannya mengucapkan terimakasih kepada Polda Papua khususnya Dit Polairud Polda Papua atas sosialisasi dan bantuan dalam bentuk sembako dalam rangka menghadapi Pandemi Covid-19.

“Teimakasih bantuan kepada kami, ini sangat membantu karena sekarang kita sedang menghadapi Covid-19,” ungkapnya.
Dikatakan bahwa ia bersama masyarakat lain mengalami kesusahan dalam kegiatan jual beli karena dibatasi waktunya.[yat]