Polsek Okaba Sosialisasikan Saber Pungli dan Tolak Hoax Kepada Warga Masyarakat Kampung Sanggase

0
31
Foto bersama aparat Polsek Okaba dan warga masyarakat usai menggelar sosialisasi terkait Pungli, Hoax, Aksi Preman dan Premanisme, Paham Anti Pancasila dan Radikalisme, di Kampung Sanggase Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Kamis (10/10/2019)
Foto bersama aparat Polsek Okaba dan warga masyarakat usai menggelar sosialisasi terkait Pungli, Hoax, Aksi Preman dan Premanisme, Paham Anti Pancasila dan Radikalisme, di Kampung Sanggase Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Kamis (10/10/2019)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Guna memberantas praktek pungutan liar serta penyebaran berita bohong (hoax),  aparat Kepolisian Sektor Okaba menggelar sosialisasi terkait Pungli, Hoax, Aksi Preman dan Premanisme, Paham Anti Pancasila dan Radikalisme, di Kampung Sanggase Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Kamis (10/10/2019).

Sosialisasi tersebut dilaksanakan Kapolsek Okaba bersama dengan Kanit Sabhara Polsek Okaba, dalam rangka kegiatan sambang ke Kampung Sanggase, dengan memberikan arahan tentang Situasi Kamtibmas dan agar tidak memberikan berita bohong  (hoax), baik secara lisan atau pun melalui Medsos, serta disampaikan agar jangan ada yang melakukan pembakaran hutan atau lahan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Okaba memberikan arahan kepada warga masyarakat, bahwa kepanjangan dari Pungli adalah pungutan liar, yang merupakan segala bentuk pungutan uang di luar ketentuan, yang dilakukan oleh oknum Aparat Sipil Negara (ASN), Polisi dan pemalakan oleh oknum warga.

Dalam penanganan Pungli, kata Kapolsek, sudah dibentuk Tim Saber Pungli oleh pemerintah, dari tingkat pusat hingga daerah sampai pada distrik.

“Diharapkan apabila warga menemukan pungutan yang mencurigakan, agar segera melaporkan ke pihak berwajib (Polsek Okaba), bisa datang langsung ke Mapolsek Okaba,” imbaunya.

Kapolsek juga menginformasikan nomor telepon seluler yang bisa dihubungi, yaitu 0822-4827-3216,  juga nomor telepon Saber Pungli Propinsi Papua 0822-4838-0119, Saber Pungli Kabupaten Merauke 0813-4284-8443, Pengaduan Masyarakat 0813-4430-4375 serta email dengan alamat saberpunglipapua@polri.go.id.

Terkait dengan Hoax, warga diimbau  agar berhati–hati dalam menyebarkan sesuatu berita, apalagi kalau berita tersebut belum tentu benar.

“Jadi harus cek terlebih dahulu berita tersebut kebenarannya, namun apabila berita tersebut walaupun benar tapi dapat menimbulkan dampak yang kurang baik tidak perlu disebar luaskan. Pelanggaran dalam penyebaran berita bohong (hoax) dapat dituntut dengan UU IT, hoax atau berita bohong, paling banyak disebarkan melalui media sosial, jadi warga harus berhati-hati dalam bermedia social,” paparnya.

Terkait Aksi Preman dan Premanisme, Paham Anti Pancasila dan Radikalisme, masyarakat diharapkan  untuk tidak dapat terprovokasi dengan adanya kegiatan anti Pancasila dan radikalisme dari kelompok – kelompok yang tidak bertanggung jawab.

“Cintailah Negara kita ini dan jika warga mengetahui tentang kegiatan-kegiatan tersebut dapat memeberikan informasi kepada aparat keamanan,” imbaunya lagi.[yat]