
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Menjelang Bulan Desember, berbagai kegiatan dan aktifitas masyarakat di Papua mengalami peningkatan cukup signifikan dengan berbagai momen yang ada.
Momen tersebut, sejak tanggal 1 Desember yang menjadi momen berbagai kegiatan, seperti hari AIDS maupun kegiatan yang beberapa tahun sebelumnya selalu dijadikan sebagai hari bersejarah oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM), maupun momen-momen terkait libur sekolah, menyambut Hari Raya Natal, dan Tahun Baru, serta momen lainnya.
Dan untuk menekan angka kriminalitas pada Bulan Desember tersebut, aparat kepolisian Polda Papua, hingga Polres dan Polsek jajaran meningkatkan patroli.
“Sejak satu bulan yang lalu, kegiatan kepolisian sudah dilakukan peningkatannya. Yang tadinya giat patroli dilakukan tiga hingga empat kali sehari, sekarang dilakukan empat hinga enam kali,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM. Kamal kepada awak media di Media Centre Polda Papua, Kamis (29/11/2018)
Peningkatan patroli kepolisian tersebut, kata Kabid Humas, lebih ditujukan untuk menekan mobilisasi para penjahat, menekan terjadinya aksi para pelaku Curanmor, maupun tindakan kejahatan lainnya.
“Kita tahu bahwa di bulan Desember, menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, kebutuhan masyarakat meningkat,” jelasnya.
Berbagai kegiatan lain yang meningkat di Bulan Desember, lanjutnya, juga ada terkait liburnya aktifitas sekolah. “Dan kita ketahui bersama bahwa di Papua ada penambahan libur bersama,” lanjutnya.
Penambahan kegiatan masyarakat tersebut, menjadikan kebutuhan masyarakat meningkat dalam berbagai aktifitas yang ada.
“Karena itu, kegiatan kepolisian dilakukan dalam bentuk razia kepolisian, patroli kepolisian, kemudian kegiatan sambang dan tatap muka, selalu dilakukan oleh satuan-satuan fungsi yang ada di Polres dan Polsek jajaran,” tuturnya.
Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan tersebut, tandasnya, tidak lain untuk menekan terjadinya gangguan Kamtibmas.
Sehingga, kata AM Kamal, menjelang Bulan Desember, situasi Kamtibmas di Papua pada umumnya berlangsung kondusif.
Adapun beberapa kejadian yang terjadi tidak mengganggu situasi ekonomi, perdagangan dan pendidikan maupun pemerintahan.
“Situasi menjelang Natal dan Tahun Baru cukup kondusif. Aktifitas masyarakat berjalan lancar, karena sejak satu bulan yang lalu, kegiatan kepolisian sudah dilakukan peningkatannya,” ujarnya.[yat]










