
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki menegaskan dalam arahannya, bahwa proses rekrutmen sudah berjalan dengan baik.
“Memang dalam proses rekrutmen ini, banyak sekali penelepon gelap, namun setelah kita cek, malah HP-nya dimatikan,” ungkapnya.
Untuk proses seleksi penerimaan Polri, Panda diawasi oleh tim pengawas, baik itu internal Polri dan eksternal.
“Tidak ada bayar membayar dalam pelaksanaan rekrutmen penerimaan Polri. Saya berharap ini kita semua sepakat, tidak perlu bingung, jangan ada isu-isu, baik itu melalui media sosail maupun telepon untuk menjanjikan kelulusan bagi calon siswa, karena semuanya adalah penipuan,” tandas Wakapolda.

Hal itu diungkapkan Wakpolda pada Senin (25/6/2018) di aula Elsama Numberi SPN Jayapura dalam sidang kelulusan tingkat Panitia Daerah (Panda) Calon Taruna Akpol, kelulusan sementara Bintara PTU dan Tamtama Polri Tahun 2018 Panda Papua.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki, Irwasda Polda Papua, Karo SDM Polda Papua, ketua tim supervisi dari SDM Mabes Polri, Komnas HAM Provinsi Papua, para orang tua Casis serta para Casis anggota Polri.
Lebih lanjut Wakpolda Marjuki menekankan kepada para orang tua agar jangan sampai ada yang menjadi korban dari para penipu penipuan tersebut.
“Bila ada oknum yang bermain maka kita pasti akan tindak dengan serius sesuai dengan aturan yang berlaku. Kita semua agar saling mengingatkan, mudah mudahan dapat diterima, ingat kita Polri akan mencari bibit-bibit yang unggul, bila ada yang merasa tidak puas, maka segera koordinasi, baik itu dengan pimpinan di Polda atau dengan Karo SDM,” tandas Wakapolda.
Kelulusan, kata Wakapolda, adalah ada di tangan para Casis sendiri.
“Bukan di tangan kami (panitia). Kami hanya sebagai pelaksana yang menjembatani adik-adik untuk menjadi anggota Polri,” ujarnya.
Perlu diketahui bahwa kuota Panda Papua untuk calon taruna Akpol sebanyak 11 orang, terdiri dari 3 Polki dan 1 Polwan untuk orang asli Papua serta 6 Polki dan 1 Polwan non Papua.
Sedangkan untuk kelulusan Bintara Polri, ini adalah kelulusan sementara, masih banyak tes lagi yang akan di lakukan, seperti supervisi dari SSDM Mabes Polri, supervisi dari Kapusdokkes Polri.
Dan Bintara Polri yang dinyatakan lulus sementara yaitu sebanyak 366 orang yang nantinya akan mengikuti tes supervisi selanjutnya.[yat]










