Komisi V DPRP Fokus Pengawasan Pelayanan RSUD Jayapura

351

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Komisi V DPR Papua kini tengah fokus melakukan fungsi pengawasan terkait pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura.

Ketua Komisi V DPR Papua Yan Mandenas S.Sos.M.Si menegaskan, pengawasa perlu dikakukan oleh semua pihak terhadap pelayanan Kesehat di RSUD Jayapura, baik fasilitas, SDM maupun pengamanan wilayah Rumah Sakit.

“ masalah fasilitas dan peralatan  di RSUD, bagi kami sudah memenuhi syarat namun ada beberapa bagian yang perlu dibenahi, seperti Mebeler, Maintenes Air maupun AC,” kata Yan Mandenas, Sabtu (9/2/2018).

Bukan hanya pembenahan, kata Mandenas, Komisi V DPR Papua meminta meminta kepada pihak manajemen Rumah Sakit untuk merenofasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) termasuk pembenahan penempatan tenaga medis di Instalasi tersebut.

” kami minta lima  bulan ke depan ini pihak rumah sakit  segera mengambil langkah-langkah untuk menghitung kembali dan melakukan renofasi total IGD.  Jangan taruh tenaga praktek di situ,  harus tenaga ahli,” imbau Mandenas.

Untuk Masalah kemacetan  Instalasi air bersih, lanjut Mandenas,  bukan kesalahan PDAM karena PDAM hanya menyambung dari intek air yang sudah disediakan kemudian di suplay ke  penampung sentral Rumah sakit.

” sedangkan distribusi Air didalam internal Rumah Sakit menjadi tanggungjawab rumah sakit,  tetapi selama ini keselahan selalu dilempar keluar,” kata  Mandenas.

Oleh sebab itu, Mandenas kembali meminta kepada pihak manajemen Rumah Sakit  untuk menunjuk pihak ketiga agar  bisa membenahi instalasi Air bersih sehingga dalam waktu dekat penyaluran Air bersih teraliri ke semua ruangan.

Sementara untuk pelayanan keamanan, kata dia,  Komisi V telah berkoordinasi dengan Polda Papua dan dari pihak Polda Papua sudah siap memback-up pengamanan di rumah sakit. “ sekarang tinggal kami minta kepada Direktur untuk membuat Pos Polisi,” katanya.

Mandenas menambahkan, fungsi dari Pos Polisi tersebut untuk  menerima pengaduan dari masayarakat yang terakses dengan pelayanan khususnya dari sisi keamanan dan kenyamanan. ” mereka melayani pengaduan pasien apabila tidak dilayani dengan baik oleh Dokter, Mantri atau Perawat dan akan segera diproses dengan langkah-langkah tegas,” imbuhnya. [moza/loy]