
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Untuk meningkatkan Koordinasi dalam pemanfaatan potensi wilayah perbatasan dalam bidang pariwisata, Deputi Pemesaran Regional III Kementrian Pariwisata menggelar Focus Group Discussion Penyelenggaraan Event Crossborder di Skouw, Provinsi Papua, Selasa (08/05/2018).
Pelaksana Harian Sekda Kota Jayapura Zainuddin Konu mengajak semua instansi terkait di wilayah perbatasan untuk menyamakan presepsi dan menyatukan tujuan, untuk menciptakan event – event promosi wisata di kota Jayapua khusunya di wilayah perbatasan RI – PNG.
“Dengan even budaya dan seni yang merupakan promosi wisata di wilayah perbatasan ini merupakan langkah strategis untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari PNG, Manca negara dan Lokal,” kata Zainuddin.
Dikatakan dari data yang diperoleh respon masyarakat untuk berkunjung ke pos perbatasan Skouw sangat tinggi. Dimana kunjungan wisata mancanegara ke perbatasan tahun 2017 mencapai 32.027 wisatawan.
Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke perbatasan maka secara otomatis dapat meningkatkan pendapatan di sektor pariwisata serta pendapatan masyarakat. “Oleh karena itu dengan festival perbatasan dapat memperkenalkan budaya Indonesia bagi warga PNG serta menghidupkan nilai ekonomi, social budaya di kawasan tersebut,” ujarnya.
Asisten Deputi Pemasaran I Regional III Kementrian Pariwisata Republik Indonesia Moh. Ricky Fauziyani mengatakan, forum Group Discussion yang dilakukan untuk menyatukan presepsi bahwa untuk membangun kepariwisataan itu dibutukan banyak dukungan lintas sector.
“ Bukan baru kali ini kita lakukan kegiatan ini, dua tahun lalu juga dilakukan. forum Group Discussion bukan hanya membicarakan teknis pelaksanaan tapi juga kita bersilahturahmi kepada para pemangku kepentingan yang ada,” kata Ricky.
Dikatakan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw punya potensi besar untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Jayapura dan juga dalam hal pengembangan perekonomian lintas batas Negara.
“PLBN Skouw itu, kita bisa jadikan destinasi pariwisata. Disitu juga kita bisa jadikan pusat perekonomian lintas batas,”ujarnya. [moza/loy]










