
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pemerintah Provinsi Papua menyatakan pemetaan kebutuhan riil bagi masyarakat kabupaten Asmat di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan dan infrastruktur pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) kini sudah selesai.
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Provinsi Papua, Noak Kapisa menjelaskan pemetaan kebutuhan di Kabupaten Asmat sudah selesai dilaksanakan dan sekarang Penjabat Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, didampingi Kepala Badan Litbang Provinsi Papua Oma Laduane sudah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta Senin pada Senin (28/5/2018) kemarin.
“Jadi kita nanti tunggu, tapi saya dapat perkembangan Pak Presiden minta kita lebih proaktif lagi dengan Kementerian/Lembaga terkait untuk mendindaklanjuti poin-poin yang Pak Gubernur laporkan ke Presiden,” kata Noak Kapisa kepada wartawan usai pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Bagi SDM Koperasi dan UMKM di Provinsi Papua di Sahid Hotel Papua, Jayapura, Rabu (30/5/2018).
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan kepada Gubernur Papua, untuk melakukan pemetaan kebutuhan riil di Kabupaten Asmat pasca KLB yang merengut puluhan jiwa bayi dan anak-anak di wilayah selatan Provinsi Papua.
Sehingga Penjabat Gubernur meminta para Asisten Setda Papua untuk berkoordinasi dengan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pemetaaan kebutuhan dasar warga Asmat itu.
“Untuk melakukan pemetaan kebutuhan dasar di Kabupaten Asmat, maka akan dilakukan pengecekan melalui koordinasi bupati dan masyarakat setempat,” kata Noak Kapisa
Menurut Noak, pengecekan melalui bupati dan masyarakat setempat ini akan segera dilaksanakan sebab pihaknya hanya diberikan waktu satu minggu saja.
“Setelah dilakukan pengecekan, maka hasilnya akan diteruskan kepada Penjabat Gubernur Papua untuk selanjutnya dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo,” jelasnya. [piet/loy]










