Pjs Bupati Biak Numfor Lepas Lima Siswa Pilihan ke Jawa Timur

Caption: PJs Bupati Biak Numfor saat melepas kelima siswa SD YPK PASI Distrik Aimando, Sabtu (23/06/2018) pagi di Vip Room Pemda kabupaten Biak Numfor. Foto :Viona/Papuasatu.com

BIAK,PapuaSatu.com – Pjs Bupati Biak Numfor Besem Gombo melepas lima siswa pilihan dari SD YPK PASI Distrik Aimando ke kampung Inggris Pare Kediri-Jawa Timur, pada Sabtu (23/06/2018) pagi di Vip Room Pemda kabupaten Biak Numfor.

Kelima siswa pilihan tersebut dikirim untuk mengikuti kursus selama satu bulan melalui program English Short Course yang didampingi oleh Rumah Edukasi Distrik Aimando.

Pjs Bupati dalam kesempatannya mengatakan, Pendidikan itu harus dimulai sejak usia dini sehingga ia sangat mendukung program English Short Course agar kedepannya dapat mengirim lebih banyak lagi siswa-siswi pilihan ke luar Papua.

“Saya berpesan siswa yang terpilih dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan sebaik – baiknya dan menggunakan fasilitas yang tersedia dengan baik serta belajar dengan sungguh – sungguh. Dan kepada para orangtua harus memberikan motivasi kepada anaknya terutama pembinaan rohani,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Aimando Roberth Rumaropen, SE dalam pesan singkatnya mengungkapkan,  dirinya sangat bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan studi banding ke Kampung Pare Kediri, Jawa Timur.

“Ini merupakan suatu upaya yang kami lakukan agar Distrik kami tidak terkesan tertinggal dalam Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah terluar dan terpencil,” ujarnya.

Menurutnya, anak – anak yang dikirim disiapkan untuk menjadi generasi penerus yang menjadi pioner untuk pengembangan sektor pariwisata di daerah destinasi Kepulauan Padaido dan Aimando.

“Jika anak – anak kami ini tidak mampu berbahasa asing, maka mereka akan menjadi penonton di daerahnya sendiri,” paparnya.

Roberth selaku Kepala distrik Aimando berharap agar pemerintah dapat melihat hal ini terutama dinas terkait agar kedepannya dapat menjadi terobosan baru untuk mengejar ketertinggalan SDM di daerah terluar. [vhie]