
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pemerintah Provinsi mendorong petani Papua untuk menyediakan ketahanan pangan lokal seperti beras, sayuran dan buah-buahan sebagai wujud suksesnya ekonomi terutama dalam mendukung PON XX tahun 2020 nanti.
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP.,MH, mengatakan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi dan Kabupaten/Kota bertugas menyiapkan pangan yang terdiri dari beras, sayuran, buah-buahan, pangan lokal baik dan segar maupun olahan untuk dikonsumsi peserta PON XX tahun 2020 serta menjadi buah tangan.
“Untuk mensukseskan ekonomi terutama dalam berkembangnya produk pangan lokal, seperti beras, jagung, sayuran dan buah merah merupakan kesempatan bagi untuk pemberdayaan petani Papua,” kata Gubernur Lukas Enembe dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur, Anni Rumbiak, pada rapat teknis Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura se – Provinsi Papua di Jayapura, Selasa (27/11/2018).
Dikatakan, meningkatkan ketersedian pangan lokal Papua melalui pendekatan budaya, pengembangan komoditas pangan utama dan pengembangan industri pengolahan hasil pertanian.
“Kebijakan dan program yang saya tersebut agar disusun dalam dokumen perencanaan mulai dari rencana strategis (renstra) tahun 2018-2023 dan renja 2019,” katanya.
Selain itu, kata Rumbiak, buah merah merupkan salah satu produk unggulan Papua yang mempunyai lahan seluas 716 hektar telah ditangani untuk mendukung ketahanan pangan PON XX nanti.
“Jadi, untuk produksi buah merah, saat ini rumah produksi buah merah sebanyak 11 unit dan beberapa produk turunan buah merah seperti sabun buah merah dan mie Papua,” ujarnya.
Dijelaskan, pembiayaan buah merah bukan saja melalui APBD provinsi Papua tetapi juga melalui APBN.
“Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura provinsi dan kabupaten/kota segera menyiapkan kebijakan dan program pertanian yang mendiri dan tidak tergantung pada impor dari luar Papua,” jelasnya. [piet]










