Kapolda Papua Cek Kesiapan Tugas Personil Brimob Detasemen B Mimika

Caption : Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw ketika bersalaman dengan salah satu Periwira Polri, saat mengunjungi Markas Brimob Detasemen B Mimika, Senin (13/01/2020).
Caption : Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw ketika bersalaman dengan salah satu Periwira Polri, saat mengunjungi Markas Brimob Detasemen B Mimika, Senin (13/01/2020).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal, Drs. Paulus Waterpauw mengecek kesiapan personil Brimob Detasemen B Mimika, melalui  apel gabungan yang berlangsung di Lapangan Mako Brimob, Senin (13/01/2020).

Kapolda mengatakan, memasuki tahun baru 2020 ada beberapa agenda Pilkada di 11 Kabupaten dan penyelenggaraan PON serta pembahasan berakhirnya penganggaran OTSUS.

“Mudah-mudahan upaya kita di tahun 2019 menjadi evaluasi untuk diperbaiki di tahun 2020 termasuk menciptakan suana kenyamanan dan kondusifitas di wilayah kita,” kata Kapolda Papua ketika memimpin apel gabungan yang di hadiri Kapolres Mimika, Waka Polres Mimika, Pejabat Utama Polres Mimika, Komandan Detasemen B, Pejabat utama Brimob Detasemen B Mimika, personel Brimob Den B Mimika, Polres Mimika dan Polsek jajaran.

Menurut Kapolda, Kehadirannya ke Mimika untuk melihat kesiapan kita bersama baik dalam tugas maupun keseharian serta menjenguk Bharatu Lucky di RS Mitra Masyarakat. “Kita berdoa semoga bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.

Peristiwa aksi unjuk rasa anarkhis di tahun 2019 yang menimbulkan banyak korban harta benda dan jiwa baik masyarakat maupun anggota, Kapolda mengajak agar kejadian itu perlu kita catat terkait agenda-agenda besar sebagai upaya menyampaikan aspirasi kelompok pro kemerdekaan Papua.

“Saya berharap kepada seluruh Anggota apapun yang terjadi kita harus waspada mulai dari diri masing-masing, unit kerja hingga satuan, bodysistem pelapisan kekuatan harus ada,” harapnya.

Kapolda menekankan kepada seluruh jajaran agar terus membangun komunikasi dengan semua pihak termasuk berteman dengan rekan-rekan TNI dan ketika ada waktu temui para tokoh-tokoh.

“Jangan membuat masyarakat sakit hati dan melakukan penyimpangan yang mencinderai institusi. Kita mau menunjukkan kepada semua orang kalau kita adalah Polisi humanis,” tekan dia.

Kepada personel Brimob, Jenderal Bintang Dua ini meminta agar menjadi leader dan tuntun serta berikan pemahaman dan masukan kepada teman-teman penugasan.

Sebab menurutnya, keberhasilan kepolisian sebagian besar karena dibantu masyarakat. “Oleh karena itu jangan sebaliknya justru kita menganggap semua masyarakat menjadi musuh maka mereka akan menutup semua informasi kepada kita,” pungkasnya  [loy]