
KEEROM, PapuaSatu.com – Melatih beladiri dasar kepada anak anak Kp.Wonorejo bertujuan untuk membentuk karakter dan mental agar memiliki kedisiplinan sejak kecil, hal inilah yang membuat Satgas Yonif Raider 100/PS Pos Kotis berinisiatif untuk mengajarkan ilmu bela diri berupa bela diri Wushu, yang dilaksanakan di lapangan Pos Kotis Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Minggu, (1/11/2020).
Dansatgas Pantas Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq mengatakan kegiatan bela diri ini guna membentuk karakter Anak Anak, “baik kejujuran, kreativitas yang positif, inovatif, produktif, semangat juang yang tinggi, sikap pantang menyerah, dan pengendalian diri yang baik sehingga dapat mencegah kenakalan remaja yang cenderung ke arah negatif yang sudah membudaya di kalangan remaja saat ini,” tukasnya.
Tambahnya, pelaksanaan bela diri ini bertujuan untuk menghindari hal-hal negatif dari pergaulan khususnya kalangan anak anak, seperti minum minuman keras, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan perbuatan lainnya yang melawan hukum,” ungkapnya”
Disamping itu, pelatihan beladiri tersebut untuk mencari bakat yang dimiliki anak anak, yang nantinya diharapkan dapat mengukir prestasi di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional,” katanya.
Dansatgas menambahkan, pelatihan beladiri tersebut merupakan salah satu bentuk fungsi pembinaan teritorial di wilayah perbatasan RI-PNG, “keberadaan Prajurit Satgas harus bisa memberikan perubahan yang positif dan manfaat yang besar bagi masyarakat di wilayah perbatasan sehingga Kemanunggalan TNI dan Rakyat senantiasa terwujud,” tutupnya.
Sementara itu Anak Safaruddin, mengatakan ia bersama 46 anak lainya tergabung dalam latihan tersebut. Ia mengaku senang dengan kehadiran Bapak TNI yang melatih bela diri yang diselenggarakan oleh Bapak TNI Pos Kotis Kampung Wonorejo. [redaksi]










