Keterbatasan Anggaran, Papua Hanya Kirim 20 Atlet ke Peparnas XI 2025 di Jakarta

Ketua Kontingen Peparnas Papua, H. Jaya Kusuma, SE.MM
Ketua Kontingen Peparnas Papua, H. Jaya Kusuma, SE.MM

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Di tengah semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, kontingen Papua resmi dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XI tahun 2025. Namun di balik semarak acara pelepasan yang berlangsung di GOR Cenderawasih, Jayapura, Selasa (28/10/2025), terselip beban besar bagi tim Peparnas Papua.

‎Pasalnya, akibat keterbatasan anggaran, Papua hanya mampu memberangkatkan 20 atlet dari total kuota 50 atlet dan 20 ofisial yang diberikan oleh panitia pusat.

‎“Dari total kuota 50 atlet, kami hanya bisa mengirim 20 atlet beserta sejumlah ofisial terbatas,” ujar Ketua Kontingen Peparnas Papua, H. Jaya Kusuma, SE.MM, kepada awak media usai acara pelepasan kontingen.

‎Menurut Jaya Kusuma, kuota besar yang diberikan kepada Papua merupakan bentuk apresiasi atas prestasi luar biasa dua tahun lalu di Palembang, saat Papua berhasil meraih peringkat ketiga nasional pada Peparnas 2023.

‎Namun, minimnya dukungan anggaran membuat pihaknya harus realistis.

‎“Dana yang kami terima dari NPC sangat terbatas, sehingga kami hanya bisa mengirim separuh dari kuota yang tersedia,” jelasnya.

‎Dari empat cabang olahraga yang dipertandingkan — atletik, renang, tenis meja, dan bulutangkis — Papua hanya mampu berpartisipasi pada dua cabang, yaitu atletik dan renang. Sebanyak 13 atlet akan turun di cabang atletik dan 7 atlet di cabang renang.

‎Meski dengan persiapan singkat, sekitar satu bulan, Jaya Kusuma tetap optimistis.

‎“Kita realistis, mungkin sulit mempertahankan posisi ketiga seperti di Palembang. Tapi target kami tetap masuk lima besar nasional, dan saya yakin semangat atlet Papua tidak akan padam,” tegasnya.

‎Pada Peparnas 2023 di Palembang, Papua sukses meraih 13 medali emas, 7 perak, dan 4 perunggu. Tahun ini, tim Papua menargetkan 5 emas dari atletik dan 3 emas dari renang.

‎Jaya Kusuma berharap para atlet muda dapat meneruskan prestasi gemilang para senior mereka.

‎“Mereka memang banyak yang baru, tapi saya percaya semangat juang anak Papua tetap menyala. Kita berangkat bukan sekadar bertanding, tapi membawa nama dan harga diri Tanah Papua,” pungkasnya. [Loy]