Kantor Kesehatan Pelabuhan Biak Siap Hadapi Penaggulangan Darurat Kesehatan Wilayah Bandara Kaisepo

BIAK, PapuaSatu.com – Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Biak menggelar Table Top Exeecise dalam rangka penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat di wilayah bandara Frans Kaisiepo Biak Numfor, Provinsi Papua.

Kegiatan ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari pembuatan dokumen rencana kontijensi yang telah dibuat sebelumnya  oleh KKP kelas 3 Biak.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Biak, Noak Yarangga  mengatakan,  kegiatan ini bagian dari pada rencana kontijensi (Renkon)yang telah dibuat pada dua minggu lalu.

Dimana ketika ketika menghadapi bencana non bencana alam yang berasal dari penyakit dari luar negeri KKP pelabuhan dan bandara serta lintas sektor terkait di daerah bandara maupun pelabuhan laut, pihaknya telah siap untuk melakukan penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat

“Hal ini dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya suatu penyakit yang masuk ke dalam daerah khususnya di kabupaten biak numfor kami di KKP adalah yang terdepan tugas kami adalah untuk mencegah penyakit yang masuk dan juga di seluruh Indonesia,” katanya, Minggu (1/12/2018).

Namun yang paling utama adalah dari pihak Angkasa Pura, lintas sektor terkait yang ada di bandara maupun pelabuhan laut.  “Mengenai persiapan kami bilamana ada kasus penyakit yang sifatnya kedaruratan kesehatan masyarakat kami sudah siap untuk melakukan penanggulangan.” Jelas Noak

Dikatakannya, Angkasa Pura sebagai pihak penguasa di bandara da juga sebagai koordinator pengawasan tertinggi dan apabila ada bencana yang datangnya tidak terduga kami harus siap untuk mengatasinya.

Noak menambahkan, rencana kedepan akan dilakukan simulasi untuk menguji Renkon,  menguji kemampuan KKP  dengan unsur terkait yang sudah ada dalam dokumen yang akan dilakukan di bandara Frans Kaisiepo.

“ namun  harapan kami mudah-mudahan tidak terjadi kedaruratan kesehatan masyarakat sehingga negara menjadi lebih aman dari penyakit yang dibawa khususnya Kabupaten biak numfor untuk provinsi Papua,” harapnya.

sementara itu Kepala seksi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi Kantor Kesehatan Pelabuhan Biak dr. Ezra Medy Rura menjelaskan pertemuan ini adalah untuk koordinasi dengan lintas sektor terkait.

Selain itu, sambung dr. ezra Medy, pertemuan ini untuk berkoordinasi dan juga melihat kesiapan di masing-masing instansi yang ada di dalam rencana kontijensi. [vhie/loy]