Tokoh Adat Puncak Jaya Sepakat Otsus Jilid II di Papua Lanjut

0
504
Caption : Kepala Dusun Puncak Jaya Tibenus Tabuni (Kiri), dan Ketua Forum Perempuan Peduli Pembangunan Ibu Mirena Enumbi (kanan)
Caption : Kepala Dusun Puncak Jaya Tibenus Tabuni (Kiri), dan Ketua Forum Perempuan Peduli Pembangunan Ibu Mirena Enumbi (kanan)

MULIA, PapuaSatu.com – Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua diberikan oleh Negara Republik Indonesia melalui Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 dan akan berakhir pada tahun 2021, artinya Otsus kini telah mencapai 20 tahun di Papua.

Melihat Otsus sudah berada di pengujung tahun, tentu ada pro dan kontra terjadi di kalangan masyarakat bahwa apakah otsus tetap berlanjut atau tidak.

Hal inipun ditanggapi oleh kepala Dusun Puncak Jaya Tibenus Tabuni. Dimana, menurutnya bahwa  dampak yang dirasakan selama Otsus ada di tanah Papua adalah dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan sehingga dapat berlanjut.

“dana otsus yang akan berakhir di tahun 2021 berharap akan terus berlanjut, karena selama ini ada pembangunan pendidikan dan kesehatan khususnya di Puncak Jaya,” ungkap Tibenus ketika di temui di Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Senin 17 Agustus tahun 2020.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Perempuan Peduli Pembangunan Ibu Mirena Enumbi bahwa sumber beasiswa selama ini berasal dari otsus sehingga anak anak kita dapat menempuh pendidikan dengan baik.

“Dengan adanya otonomi ini kita bisa merasakan dampaknya juga yakni di bidang pendidikan. Anak anak kita dapat menempuh pendidikan dengan baik, mendapat beasiswa hingga keluar negeri. Kita juga bisa hidup sejahtera” katanya.

Selama ini otsus sudah diberikan namun kewenangan unttuk mengatur administrasi tidak sepenuhnya diserahkan juga, masih diatur sama pemerintah pusat. “Hal ini pun harus menjadi baham pertimbangan ke depannya bila berlanjut,” tukasnya. [Humas Puncak Jaya/redaksi]