
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam rangka menyambut Bulan Puasa dan Idul Fitri 1439 H, Marketing Operation Region (MOR) VIII melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi lonjakan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Papua.
“Pertamina MOR VIII sudah mengantisipasi konsumsi BBM dan juga LPG di tanah Papua, salah satunya pembentukan Tim Satgas untuk memantau kecukupan stok BBM, LPG dan Avtur,” kata General maneger Pertamina MOR VII, Boy Frans Justus Lapian, Selasa 22 Mei 2018.
Dijelaskan, pemantauan stok BBM, LPG dan Avtur didstribu ke outlet penyalur kehandalan sarfas yang diperlukan. Kemudian, Pertamina juga akan melakukan Buffer Stock di lembaga penyalur maupun terminal BBM.
“Kami menyiapkan Terminal BBM untuk operasional 24 jam jika diperlukan, berkoordinasi dengan piha terkait untuk pengamanan penyaluran BBM dan LPG,” katanya.
Selain itu, lanjut Boy, menjelang Idul Fitri 1439 H Pertamina bakal menyediakan Armada Mobil Tangki. Aramada ini selalu standby petugas sopir dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM.
“Kami juga menyiapkan tambahan kapal Tanker untuk mengirimkan BBm ke teriminal transit TBBM Wayamw untuk didistribusikan ke peolosok Mlauku dan Papua,” jelasnya.
Boy menegaskan, Pertamina MOR VIII akan memastikan stok BBM dan LPG selalu stand by, sebab saat ini telah menyediakan Tim Satgas HSSE baik di kantor unit Region maupun di lokasi dengan meningkatkan kewaspadaan kepada setiap kemungkinan yang dapat menyebabkan unsafety.
Kendati demikian, Boy berharap kebutuhan masyarakat terhadap penggunaan BBM dan LPG di wilayah Papua dan Maluku tetap terpenuhi sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dan Idul Fitri dengan nyaman.
“Namun apabila masyarakat mengalami keluhan untuk mendapatkan BBM dan LPG dapat menghubungi Kontak Pertamina di nomor 1 5000 000,” imbuh Boy. [loy]










