
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pemerintah Provinsi Papua terus tingkatan pengelolaan sumber daya pertanian khusunya komoditas unggulan di tanah Papua sebagai pangan pokok PON XX tahun 2020.
“Mari kita tunjukan bahwa komoditas unggulan Papua seperti Sagu, Kopi, Buah Merah, coklat dan ikan yang kita miliki dapat menjadi sumber pangan dan enegeri mampu meningkatkan kekuatan bagi atlet PON XX,” kata Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Asisten III Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri, SE.,MM, saat membuka Seminar hasil penelitian tentang hasil Inovasi dan pengembangan produk komoditas unggulan Papua, di Hotel Aston Jayapura, Rabu (14/11/2018).
Selain itu, kata Gubernur, Papua juga mempunyai sumber daya alam hutan luas sebagai paru-paru dunia.
“Melalui seminar ini dapat kita ketahui penyebabnya dan apa solusinya, sehingga kedepan pengelolaan komoditas unggulan ini dapat diperbaiki dengan inovasi-inovasi teknologi agar menjadi sumber pendapatan bagi sebagian besar masyarakat Papua,” katanya.
Seminar penelitian yang dilaksakan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah ini sebagai wujud pertanggung jawaban ilmiah terhadap kegiatan penelitian yang telah dilakukan agar masyarakat Papua dapat mengolah dengan baik kekayaan alam sehingga bisa memperbaiki ekonomi masyarakat Papua.
“Saya menyambut baik kegiatan ini karena fokus penelitian dan pengembangan yang dipilih, bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Asli Papua yang sejalan dengan visi Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang berkeadilan,” ujarnya.
Menurutnya, seminar ini dapat memberikan solusi bagaimana masyarakat yang hidup mendapat manfaat dari sumber daya alam hutan. “Saya mempunyai keinginan kuat untuk menyelenggarakan PON XX di Papua karena udaranya masih bersih dan sehat,” katanya.
Kandungan mineral tanah Papua yang dimiliki, tetapi mengapa tambang yang banyak di Papua tidak memberikan manfaat bagi masyarakat yang hidup disekitarnya? Jangan hanya pengusaha-pengusaha bermodal besar saja yang menikmati hasil hutan kita, tetapi masyarakat kitapun harus ikut menikmati.
“Harapan saya hasil penelitian ini benar-benar diimplementasikan sehingga peranan komoditas unggulan, sumber daya hutan dan tambang benar-benar dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, serta mensukseskan PON XX tahun 2020,” katanya.
Seminar yang berlangsung di hotel Aston, Kota Jayapura ini menghadirkan narasumber, Dodi Riyadmadji, M. Si, Prof. Hariyadi Kartodiharjo, MS dan Prof. Balthasar Kambuaya, MBA. [piet]










