Beranda Ekbis Pecahkan Rekor Nasional, CMSE 2026 Sukses Tingkatkan Literasi Pasar Modal Dengan Berbagai...

Pecahkan Rekor Nasional, CMSE 2026 Sukses Tingkatkan Literasi Pasar Modal Dengan Berbagai Kegiatan

JAYAPURA, PapuaSatu.com — Gelaran Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 sukses mencatatkan sejarah baru. Acara nasional yang berlangsung pada 5–7 November 2026 tersebut berhasil menjaring kehadiran 15.372 pengunjung langsung, meningkat tajam sebesar 31,59% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 11.682 orang.

Secara keseluruhan, CMSE 2026 menjangkau hingga 36.605 pengunjung, termasuk 21.233 peserta yang bergabung secara hibrid melalui kanal digital.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”, rangkaian acara ini berpusat di Main Hall BEI Jakarta dan disiarkan langsung melalui YouTube BEI untuk memperluas edukasi pasar modal di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Papua.

Sejalan dengan kesuksesan nasional, Kantor Perwakilan BEI Papua bergerak aktif memperkuat literasi finansial masyarakat setempat.

Melalui rangkaian Sekolah Pasar Modal (SPM) dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026, edukasi menyasar kalangan akademisi, dosen, mahasiswa, hingga pelajar SMA/SMK.

Materi yang diberikan berfokus pada legalitas produk investasi, mekanisme transaksi saham, pengelolaan risiko, hingga pentingnya menggunakan lembaga jasa keuangan yang resmi terdaftar dan diawasi OJK.

Program SPM ini dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu SPM Syariah yang melibatkan instansi keagamaan seperti IAIN Fattahul Muluk Papua dan IAIN Sorong.

Berikutnya adalah SPM Non-Syariah, yang menjangkau berbagai perguruan tinggi dan sekolah, di antaranya Universitas Victory Sorong, Universitas Cenderawasih, Universitas Muhammadiyah Sorong, Universitas Muhammadiyah Sorong, STIE Port Numbay Jayapura, Institut Swadiri, Universitas Yapis Papua, dan Institut Jembatan Bulan Timika.

Melalui program target TOR BIK 2026, kegiatan ini menargetkan total 2.500 peserta SPM, pembukaan 1.400 rekening efek baru, serta 700 peserta Fieldtrip Literasi Keuangan.

Untuk memfasilitasi antusiasme masyarakat lokal, BEI Papua turut menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) CMSE 2026 melalui jaringan Galeri Investasi BEI di sejumlah titik strategis.

Tercatat sebanyak 500 peserta memadati area Nobar yang tersebar di empat institusi, yakni di Universitas Yapis Papua, IAIN Fattahul Muluk Papua, di IAIN Sorong dan di SMA Negeri 1 Jayapura.

Kolaborasi Nobar ini terbukti efektif dalam memotong batasan geografis. Melalui siaran langsung, para mahasiswa dan pelajar di Papua bisa langsung menyerap ilmu dari 17 narasumber, 9 moderator, serta menjelajahi 88 booth pameran dengan 104 tenant yang berada di Jakarta.

Topik-topik hangat seperti perencanaan keuangan, pasar modal syariah, ETF Emas, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia finansial dikupas tuntas.

Kerja keras wilayah Papua dalam menggenjot inklusi pasar modal membuahkan apresiasi di tingkat nasional pada 5 November 2026 di Jakarta.

Empat Galeri Investasi (GI) asal Papua berhasil menembus jajaran nominasi dan meraih undangan penghargaan bergengsi dalam ajang GI BEI Award 2026.

Keempat institusi berprestasi tersebut adalah, Galeri Investasi BEI Universitas Yapis Papua, Galeri Investasi BEI Universitas Papua, Galeri Investasi BEI Institut Jembatan Bulan Timika dan Galeri Investasi Digital BEI Dinas.

Secara keseluruhan, rangkaian acara dari Agustus hingga Oktober 2026 ini sukses menggandeng 115 mitra berhasil menjangkau 92.838 peserta dan mencatatkan penambahan 76.236 investor baru secara nasional. Langkah masif ini diharapkan terus mempersempit celah inklusi keuangan dan melindungi masyarakat Papua dari jerat investasi ilegal.

BEI Papua Dorong Penguatan Ekosistem Pasar Modal yang Inklusif

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BEI Papua terus mendorong penguatan ekosistem pasar modal bersama OJK, perusahaan sekuritas, perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, dan mitra Galeri Investasi.

Edukasi berkelanjutan diharapkan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai manfaat, karakteristik produk, serta risiko investasi agar keputusan keuangan lebih terencana dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan tema CMSE 2026, BEI Papua berkomitmen memperluas literasi dan inklusi pasar modal, terutama bagi generasi muda dan masyarakat di berbagai wilayah Papua. Upaya ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat sebagai investor yang cerdas, mandiri, dan berorientasi pada tujuan keuangan jangka panjang.[redaksi]