Satgas Waspada Investasi Nyatakan Ada Perusahan Investasi Illegal di Kota Jayapura

0
114
Ketua Satgas Waspada Investasi Papua, Adolf F.T. Simanjuntak bersama anggota Satgas Waspada Investasi saat memberi keterangan pers di Swissbel Hotel Jayapura, Senin (5/10/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com Satu perusahaan investasi illegal bernama PT Sasuka Online, beroperasi dan berkantor di Kota Jayapura, tepatnya di Jalan Baru Pasar Yotefa Kelurahan Wai Mhorock, Distrik Abepura – Kota Jayapura Provinsi Papua.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Ketua Satgas Waspada Investasi Papua, Adolf F.T. Simanjuntak, status illegal tersebut telah diumumkan Satgas Satgas Waspada Investasi Pusat melalui siaran persnya Nomor SP 08/SWI/IX/2020 tanggal 25 September 2020, yang menyatakan bahwa terdapat 32 (tiga puluh dua) entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang (illegal) dan berpotensi merugikan masyarakat.

“Satgas Waspada Investasi Papua menyatakan bahwa PT Sasuka Online Indonesia/Sasuka Online/sasuka.online yang berkantor di Jalan Baru Pasar Yotefa Kelurahan Wai Mhorock, Distrik Abepura – Kota Jayapura Provinsi Papua merupakan entitas yang tidak memiliki legalitas untuk menghimpun dana masyarakat dan berpotensi merugikan masyarakat,” ungkapnya kepada wartawan di Swissbel Hotel Jayapura, Senin (5/10/20).

Sehubungan dengan hal tersebut, Satgas Waspada Investasi  meminta kepada PT Sasuka Online Indonesia / Sasuka Online/sasuka.online untuk menghentikan seluruh kegiatan penghimpunan dana kepada masyarakat.

Satgas Waspada Investasi Papua juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Tanah Papua agar tidak mudah tergiur terhadap penawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil tidak wajar dalam waktu yang singkat serta memastikan legalitas entitas dimaksud melalui website ojk.go.id atau dapat melalui Kontak OJK 157.

Kata Adolf yang juga Kepala OJK Papua dan Papua Barat, sudah sekitar 100-an orang yang sudah berinvestasi di Sauka Online tersebut, namun belum diketahui nominal atau jumlah investasi yang telah berhasil dihimpun oleh PT Sasuka Online tersebut.

Untuk menarik investor, kata Adolf, PT Sasuka Online menawarkan return atau share profit (pembagian keuntungan) yang sangat menggiurkan, yakni sampai dengan 60%.

Dari laman https://sasuka.online/, diketahui bahwa perusahaan tersebut membuat sebuah aplikasi yang harus diunduh di playstore menggunakan handphone adroid.

Calon investor harus melakukan registrasi untuk memiliki chanel link dan bisa memanfaatkan fasilitas berupa berbagai layanan yang ada.

Di laman tersebut juga tertera empat pilihan chanel link, yaitu chanel link reguler seharga Rp 250 ribu dengan share profit sampai dengan 30 persen, dan yang terbesar adalah platinum yang menjanjikan share profir hingga 60 persen.[yat]