Doa Bersama Lintas Agama Jadi Momentum PERADI Ajak Seluruh Advokat Satu Marwah

99

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Jayapura akan menggelar doa bersama lintas agama pada Sabtu (6/8/2022).

Dengan mengusung tema ‘For Persatuan Advokat Menuju Single Bar (Satu Wadah)’, kegiatan tersebut akan digelar di Horison Kotaraja Jayapura.

Ketua Rapat Pengurus Cabang (RAC) DPC Peradi Papua, Matheus Mamun Sare, SH mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan kembali organisasi- organisasi Advokat di Indonesia sesuai marwah UU Advokat.

“Maksudnya kami mengajak semua pimpinan organisasi advokat baik, Peradi, Kongres Advokat Indonesia (KAI),¬† Persatuan Advokat Indonesia, Peradin, dan beberapa organisasi Advokat, kalau bisa¬† kami berharap untuk kita kembali ke marwah UU Advokat Nomor 18 tahun 2003 pasal 28, yang menyebut bahwa Advokat satu-satunya wadah tunggal, sehingga harapan kami semua organisasi Advokat bisa bersatu,” katanya kepada awak media, Kamis (4/8/2022).

Saat ini 8 organisasi Advokat yang bersatu membentuk Peradi (Persatuan Advokat Indonesia) yakni Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Asosiasi Advokat Indonesia ( AAI), Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI), Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia (HAPI), Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Asosiasi Konsultan Hukum Indonesia (AKHI), Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM), dan Asosiasi Penngacara Syariah Indonesia (APSI).

“Sudah saatnya Advokat di Indonesia ini tidak lagi terpecah-pecah menjadi beberapa organisasi, namun mampu bersatu sesuai marwah UU Advokat. Sehingga dengan doa bersama lintas agama ini menjadi momentum untuk semua Advokat kembali pada marwah UU Advokat,” ujar Matheus.

Doa lintas agama tersebut, akan dibawakan oleh lima pemuka agama, yakni Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Buddha. Serta nantinya akan dihadiri pengurus DPN Peradi dan semua ketua DPC seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini kita mulai dari ujung timur Indonesia, yakni Papua ini, dengan harapan bisa menjadi spirit bagi semua Advokat untuk kita kembali bersatu menjadi suatu wadah. Selain itu, kita juga akan lakukan pembubaran panitia RAC,” jelasnya.

Ia ungkapkan, kegiatan tersebut juga akan digelar secara online, dan dihadiri DPN Peradi dan seluruh ketua DPC Peradi se Indonesia, untuk kita di Jayapura, seluruh pengurus dan Advokat di Kota Jayapura akan ikut serta.

Dengan adanya kegiatan ini, pihaknya berharap semua profesi Advokat bisa jadi satu. “Advokat ini penegak hukum, seperti menurut pendapat saya itu kayak Kepolisian itu hanya satu, Kejaksaan juga hanya satu, Mahkamah Agung juga, sehingga Advokat yang juga sederajat ini, sesuai marwahnya harusnya juga satu. Kami berharap untuk kita menjaga marwah UU Advokat untuk semua bersatu mennjadi satu wadah. Itu juga harapan ketua umum Peradi, bapak Otto Hasibuan,” tutup Matheus. [ayu]