Giri: Masa Depan Kabupaten Jayapura Ada di Tangan Pemuda

468

Caption: Wakil Bupati Jayapura, Giri wijayantoro saat menerima bingkisan bunga ucapan Valentine Day dari KNPI Distrik Sentani, Rabu (14/2/18). (Tinus Yigibalom/PapuaSatu.com)

SENTANI, PapuaSatu.com– Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro menilai masa depan Kabupaten Jayapura ada di tangan para pemuda dan pemudi.

“ Masa depan daerah ini ada ditangan pemuda apabila mereka terus melakukan tindakan-tindakan nyata untuk pembangunan dan tindakan positif ditengah masyarakat,” ujar Wabup Giri usai menerima bingkisan bunga Valentine day dari KNPI Distrik Sentani, di Kantor Bupati Gunung Merah Sentani, Rabu (14/2/18).

Sebagai tongkat Estafet, Giri  mengajak kepada pemuda kota kabupaten Jayapura agar memiliki jiwa kepemimpinan. Baik dari segi pikiran maupun tindakan sehari-hari di mata masyarakat dan harus sejalan dengan kepentingan masyarakat untuk kemajuan daerah.

“Pemuda jangan hanya bergantung dengan pemerintah, akan tetapi harus lebih mandiri, berinovasi serta tampil terdepan dalam kegiatan untuk kepentingan banyak orang agar semboyan dan semangat pemuda terwujut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Giri mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Jayapura, untuk menyiapkan diri dengan terus berkarya tanpa perlu melihat batasan-batasan yang ada dalam adat istiadat.

“ Negara hadir untuk memberikan kebebasan kepada semua orang untuk berkarya. Oleh sebab itu, jangan terpaku dengan adat-istiadat. Kita harus duduk sama rendah, berdiri sama tinggi,”terangnya.

Menurut Giri, perempuan adalah tiang Negara dan tiang keluarga sehingga perempuan harus mengambil bagian, berperan dalam kemajuan setiap daerah dan juga dalam peran nya sebagai istri dan ibu rumah tangga. “Dengan artian perempuan harus tampil percaya diri. Berjuang tapi, tidak boleh tinggi diri nanti bisa lupa diri,”candanya.

Lebih lanjut disampaikan Giri bahwa semangat perempuan harus sama seperti laki-laki. “Dengan demikian, kita semua dapat bersama-sama membangun Kabupaten Jayapura kearah yang lebih baik,”pungkasnya. [tyi/loy]