Maulid Nabi & Milad Ke-4 KOMPAK Jadi Momen Silaturahmi dan Berbagi Kasih

JAYAPURA, PapuaSatu.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus Milad Ke-4 Kerukunan Organisasi Masyarakat Pangkep (KOMPAK) berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Waringin, Kota Jayapura, Sabtu (20/9/2026).

Acara yang digelar oleh KOMPAK yang merupakan wadah persatuan warga asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, yang bernaung di bawah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), belangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Dihadiri ratusan warga perantauan Pangkep dari lima distrik di Kota Jayapura, yakni Japut, Japsel, Muaratami, Heram, dan Abepura, penyelenggara mengundang Ketua MUI Provinsi Papua, KH. Saiful Islam Alpayage untuk memberikan tausiah hikmah MaulidNabiMuhammad, SAW. , dan juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi sekaligus perayaan berdirinya KOMPAK ini.

“Acara ini dilakukan setiap tahun dan dengan merayakan hari besar Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, kita membagi kasih dengan semua orang. Itulah ajaran dari Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, bahwa kita membagi kasih dengan semua orang,” ujarnya saat ditemui wartawan.

Ia berharap momen ini semakin memperkokoh persatuan antarwarga kedaerahan di Kota Jayapura.

“Saya berharap di dalam momen hari ini, kita membangun kebersamaan dan persatuan antara seluruh kerukunan keluarga yang ada di Kota Jayapura, baik itu dari KOMPAK, Muna, maupun semua kerukunan keluarga lainnya. Dengan acara Maulid Nabi, kita membangun silaturahim, mengikat tali kasih, supaya kita hidup bersama-sama membangun kota ini untuk kita dan untuk masa depan anak cucu kita,” tegas Wali Kota.

Sementara itu, Ketua Panitia, H. Akbar Arief, S.H., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini berkat dukungan Pemerintah Kota Jayapura serta partisipasi warga.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada pemerintah yang mendukung kegiatan keagamaan ini, salah satunya dengan menyediakan tempat ini. Bagi kami warga perantauan, kegiatan seperti inilah yang menjadi momen untuk bisa tatap muka dan bersilaturahmi kembali, karena sehari-hari masing-masing sibuk bekerja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peringatan ini digelar secara bergantian di lima distrik tempat warga Pangkep bermukim. Tahun ini menjadi giliran BPC Abepura selaku panitia pelaksana, setelah sebelumnya diadakan di Muaratami. Jumlah warga asal Pangkep di Kota Jayapura diperkirakan mencapai hampir 2.000 jiwa.

Selain kegiatan keagamaan dan silaturahmi, momen ini juga dimanfaatkan untuk berbagi kepada sesama. Sekretaris Panitia, Sudirman, S.E., menjelaskan pihaknya sengaja menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Kami selalu mengimbau warga asal Pangkep untuk menjaga silaturahmi dengan warga Kota Jayapura tempat kami tinggal. Ada saran dari Ketua Panitia agar kami mencari warga yang ekonominya kurang mampu. Tadi sudah ada sepuluh orang yang kami berikan saloso beserta sedikit rezeki dari Ketua Panitia,” kata Sudirman.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa KOMPAK bukan hanya sebagai wadah pertemuan warga perantauan, melainkan juga menjadi sarana pengamalan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah keberagaman Kota Jayapura.[yat]